Lestarikan Naskah Manuskrip Kuno

Manuskrip
Setda dan Bu kadis sedang melihat pameran tentang perbaikan naskah dan manuskrip kuno d area seminar di Hotel Wyndham

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur bertekad melestarikan naskah, manuskrip kuno dan resposituri Jawa Timur.

Dalam rakor kearsipan Provinsi Jatim di hotel Whyndam, Rabu, 16 November 2022, terungkap banyak naskah atau manuskrip kuno yang tidak terselamatkan menjadi alasan kuat rakor.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bondowoso Sebut Sekdakab Tangan Kanan Bupati, Siapa Terpilih?
banner 1024x1453

Perpustakaan dan Kearsipan berperan penting dalam pelestarian bahan pustaka dan mengoptimalkan peran, merawat dan melindungi manuskrip.

Acara dibuka oleh Akhmad Jazuli, Staf Ahli Gubernur, Setda Provinsi Jatim, yang dihadiri para pustakawan dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan se Jawa Timur.

Jazuli berharap Jatim menjadi tolak ukur dan contoh bagi provinsi yang lain agar bisa melestarikan kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Di kesempatan ini perpustakaan menggelar pameran cara perbaikan naskah kuno atau manuskrip kuno, yakni dengan memanfaatkan tisu Jepang dan magnesium karbonat.

Berita Menarik Lainnya:  Di Situs Mbah Blawu Jombang, Arkeolog Sebut Bangunan Tak Lazim

Menurut Tita S Suwandi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, mengatakan ketelitian diperlukan dalam merawat manuskrip kuno yang rata-rata di atas 50 tahun.

“Setelah diperbaiki, baru nanti dijilid kembali kemudian dialih mediakan dan disimpan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur,” jelas Tita pada Beritbangsa.com.

Hal ini jadi indikator kinerja dan menjadi menjadi keharusan Dinas Perpustakaan baik baik provinsi maupun kota atau kabupaten.

Berita Menarik Lainnya:  Peringati Harlah PMII ke-62, PK PMII IAI Ngawi Gelar Aneka Lomba

“Kita memulai melestarikan melalui alih media, alih aksara, sampai alih bahasa dan kajian, intinya naskah kuno peninggalan masa lampau yang harus dilestarikan dan dibuat grand design dan rancangan peraturan gubernur, bagaimana dan SOP seperti apa, agar menjadi acuan dinas perpustakaan di kabupaten dan kota lain,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *