Madas Peduli Kemanusiaan, Kirim Bantuan ke Korban Erupsi Semeru

Keterangan foto: H. Subairi, anggota Madas bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang.

Beritabangsa.com, Lumajang – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Jawa Timur meletus, Sabtu (4/12/2021). Tak sedikit dari rumah warga rusak tertimbun guguran abu panas vulkanik dari kawah Mahameru itu.

Dampak kerusakan cukup besar, termasuk ada korban jiwa dan luka – luka, memantik empati sejumlah pihak, untuk melakukan aksi kemanusiaan salah satunya dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (Madas).

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Sekira pukul 04.00 WIB, sejumlah kader Madas Peduli berangkat langsung ke lokasi yang terkena dampak akibat letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang untuk melakukan aksi kemanusiaan, di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro Lumajang.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkab Jombang Gercep Kirim Bantuan dan Tangani Terdampak Banjir

Sesampainya di lokasi, Madas Peduli langsung membantu evakuasi warga dan barang-barang milik warga yang terkena dampak letusan Gunung Semeru.

Selain itu, organisasi kemasyarakatan Madura itu juga memberikan bantuan sosial berupa sandang dan pangan.

“Dari Surabaya kami berangkat Subuh tadi. Sesampainya di lokasi kami langsung membantu warga membereskan barang-barang yang terkena abu vulkanik Gunung Semeru. Dan juga kami memberikan bantuan makananan pokok, obat-obatan dan pakaian-pakaian bekas layak pakai,” ujar Sulaiman Darwis selaku Sekretaris DPP Madas, Minggu (5/12/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Madas Bersama Perempuan Tani HKTI Jawa Timur Membagikan Sembako dan Masker Kepada Warga Terdampak Covid

Tak hanya itu, Ormas Madas juga mendirikan Posko Bantuan untuk membantu kebutuhan-kebutuhan warga yang terdampak akibat letusan Gunung Semeru.

“Selain itu, kami juga mendirikan Posko Bantuan bagi teman-teman yang ingin menyalurkan bantuan untuk membantu saudara-saudara yang terkena dampak letusan Gunung Semeru,” ungkapnya.

Keterangan foto: Anggota Madas, H. Subairi bersama anak-anak yang menjadi korban letusan Gunung Semeru. | Foto: Dok. Madas

Kedatangan Madas di lokasi letusan Gunung Semeru disambut gembira oleh warga Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Lumajang. Pasalnya, Desa Sumber Wuluh juga termasuk salah-satu yang terdampak parah akibat letusan Gunung Semeru.

“Kami sangat berterima kasih kapada saudara-saudara Madas yang sudi membantu meringankan beban kami. Bantuan ini sangat luar biasa, karena di desa kami mengalami dampak yang cukup parah,” kata Sunar Kasun, Kepala Desa Sumber Wuluh.

Berita Menarik Lainnya:  Si Jago Merah Melalap Habis Bengkel Motor di Omben

Kasun menyebutkan, terdapat 51 rumah warga yang mengalami dampak yang cukup parah akibat letusan Gunung Semeru. 20 rumah diantaranya tertimbun akibat semburan abu vulkanik. Sedangkan 35 rumah terkena lahar dingin yang tidak dapat dihuni.

“Kondisi rumah-rumah warga saat ini banyak yang tidak bisa dihuni. Jadi, untuk sementara mereka kami ngungsikan di Pendopo Balai Desa Sumber Wuluh,” tutur Kasun.

Sementara untuk korban, Kasun menyebutkan ada 8 warga di Desa Sumber Wuluh yang belum ditemukan.

“Dalam data yang kami dapatkan, dari 670 jiwa penduduk kami, ada 8 korban yang belum kami temukan,” tutup Kasun.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *