PKL Resah, 2 Bulan Libur Jualan Demi Penilaian Adipura

Situasi saat Satpol PP melakukan penertiban terhadap sejumlah PKL Lumajang

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG- Petugas Satpol PP Lumajang terlihat mulai merazia dan menertibkan PKL di sepanjang Jalan Suwandak, Selasa (6/9/2022), menyusul surat larangan Setda terkait penilaian Adipura dari Kemen LHK.

Walaupun Nughroho Dwi Atmoko selaku Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda sempat menyanggah hal ini.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Wajah Klenteng 'Sumber Naga' Probolinggo Sambut Imlek 2573
banner 1024x1023

“Tidak benar surat itu terkait penilaian Adipura ya, karena nantinya (penilaian) akan lebih banyak diambil dari citra satelit dan CCTV yang ada..” ucapnya, Sabtu (3/9/2022).

Berbeda keterangan petugas Pol PP di lapangan yang ditemui, mengatakan,”iya, penertiban ini karena sedang dilakukan penilaian Adipura.”

Di depa Pendapa Arya Wiraraja pun terlihat dikelilingi traffic cone dan dirantai, untuk mencegah warga yang biasa duduk -duduk dan berfoto di sana.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Satpol PP dan DLH selaku dinas terkait walaupun beberapa kali dikonfirmasi.

Berita Menarik Lainnya:  Tambah Lagi, Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Tembus 134 Orang

Wakil Ketua Paguyuban PKL Arik Tohari yang juga salah satu pedagang di jalan Sutoyo pun mengatakan,”seharusnya kebijakan Pemkab juga tidak boleh mengesampingkan kesejahteraan warga, karena kita semua tahu perekonomian belum pulih pasca pandemi hal ini terbukti dari daya beli masyarakat yang masih jauh dari normal.”

“Apalagi larangan jualan ini bisa sampai 2 bulan kata petugas Pol PP yang turun ke lapangan, siapa yang ngasih makan keluarga kami di rumah?” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Bukan Hanya Tunjuk Toko, Kades Kasemek Juga Akui Sediakan Beras Bansos

Sementara itu Awaludin Yusuf selaku Wakil Ketua Komisi A Fraksi Demokrat DPRD Lumajang melalui pesan singkat WhatsApp turut memberikan komentar,”Insya Allah keluhan dari teman – teman PKL ini nanti akan kita masukkan di pendapat akhir sidang paripurna yang akan datang.”

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

 

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *