Nasib 8 Petani Gogol Urangagung, Belum Dibayar Lahan Sudah Dikuasai Pengembang

Petani Gogol
Delapan Petani Gogol Kelurahan Urangagung Kecamatan Sidoarjo saat Memasang Spanduk Protes kepada PT. CSM

Lebih jauh Willy mengatakan, di lahan milik petani gogol itu sudah ada 2 petak sawah Tuwowo yang tak jelas keberadaannya.

“Dalam lahan yang diurug PT itu seharusnya ada sawah Tuwowo, tapi sampai hari ini tidak jelas keberadaanya. Kalau misal di beli PT dan siapa yang menerima uangnya juga tidak jelas,” ungkap pria berpenampilan nyentrik itu.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Momen Libur dan Cuti Tahun Baru Imlek, Penumpang di Stasiun Jombang Membludak
banner 1024x1453

Terakhir Willy menyampaikan sebenarnya dalam masalah ini 8 petani gogol mempunyai dua tuntutan terhadap PT CSM, yang pertama kembalikan lahan sawah seperti semula dan yang kedua beli saja sekalian karena sudah terlanjur diurug.

“Kalau ditukar guling petani tidak mau, intinya kalau tidak dibeli ya kembalikan seperti semula,” tegasnya.

Ketika disinggung kenapa 8 petani gogol tidak melporkan kejadian ini ke Polresta Sidoarjo, Willy mengatakan sebenarnya ditanggal 12 Januari lalu 2 perwakilan petani sempat mendatangi Polresta Sidoarjo untuk membuat laporan, namun laporannya ditolak dengan alasan berkas administrasi tidak lengkap.

Berita Menarik Lainnya:  Ruas Jalan Jalibar Diusulkan Milik Nasional, Begini Jawaban PUBM Malang

“12 januari kemarin 2 perwakilan petani membuat laporan, tapi tidak diterima karena alasannya berkasnya tidak lengkap. Dan parahnya tidak dikasih tanda terima juga oleh Polres,” pungkas Willy.

Kepala Kelurahan Urangagung, Anwar saat dikonfirmasi membenarkan 8 petani yang menolak pengurukan sawah itu masih memiliki hak.

“Ya benar mereka memiliki hak atas sawah tersebut. Tapi kami juga belum berani memberikan keputusan pasti, karena kedua belah pihak belum menemukan titik temu dalam mediasi,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Tambah Lagi, Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Tembus 134 Orang

Ia mengaku sudah beberapa kali memfasilitasi mediasi antara petani dengan pengembang, namun sampai sekarang masih belum ada kesepakatan.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono dikonfirmasi melalui WhatsAap terkait laporan petani gogol yang ditolak pihak Polresta Sidoarjo, pihaknya meminta waktu.

“Mohon waktu Mas,” jawab Novi singkat.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *