Ada Nilai Pancasila di Lingkungan Kompleks Era Digitalisasi

Nilai Pancasila
Sekelompok anak sedang bermain bola di lingkungan kompleks perumahan

BERITABANGSA.ID – LUMAJANG – Ternyata nilai-nilai Pancasila, masih ada dan terlihat di era digitalisasi saat ini. Salah satu contohnya, berada di kompleks perumahan mewah kawasan RT 003, RW 008, Kelurahan Jogoyudan, Kota Lumajang.

Indra Brahmana, salah satu penghuni di kompleks ini mengatakan, sewaktu pulang dari kerja, dia melihat sekelompok anak-anak seusia anaknya, Arya dan Angga sedang bermain sepak bola.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Viral, Mobil Siaga Desa Wadang Bojonegoro Parkir di Wisata Sarangan Magetan
banner 1024x1453

“Sore tadi, sepulang kantor, aku melihat anak-anak di lingkungan ini dengan riang gembira sedang bermain sepak bola,” katanya saat ditanyai wartawan lewat chat WhatsApp nya, Rabu (18/1/2023).

Selain ada anak-anaknya, kata Indra, ada pula anak-anak dari mantan Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, yang bernama Andrian dan Danis, mereka beragama Hindu.

Berita Menarik Lainnya:  Hanya Ada di Sidoarjo, Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Kantor Polisi Di tangkap Polisi

Selain anak Indra sendiri, ada anak lain, di antaranya anak Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Achmad Syaifuddin, bernama Agam. Anak saudara Yudistira Wakil Bank Jatim, yaitu si kembar Raka dan Rafa, anak saudara Agung Resmob Polres Lumajang yang bernama nama Arya, anak saudara Dendi anggota Polres Lumajang bernama Akbar dan satu anak lain Blok F bernama Arga, yang kesemuanya beragama Islam.

“Mereka bermain sambil bersenda gurau, dan lucunya yang dipakai sebagai batas gawang adalah sandalku,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Take Over Perum Casa Lavenia, Podo Rukun Group Gelar Syukuran

Yang membuat hati Indra terenyuh adalah, pada saat Andrian dan Danis, yang berbeda agama dengan temannya, meminta kawan-kawannya yang beragama Islam untuk pulang dulu terus mengaji.
Dan setelah selesai mengaji, mereka akan kembali lagi bermain bersama.

“Sekitar jam 3 sore, kedua putra AKBP Dewa (beragama Hindu) mengingatkan teman-temannya, “Hey, berhenti dulu, kalian kan waktunya ngaji”, anak-anakku beserta kawannya menjawab “Oh iya, ayo ngaji dulu ntar main lagi,” terangnya.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *