Bupati Malang Apresiasi TNI, Polri, dan Pengusaha Bantu Korban Bencana Alam

korban bencana
Bupati Malang HM Sanusi (kiri) saat menerima secara simbolis bantuan dari salah satu komunitas yaitu Malang Tahes Club (MTC)

BERITABANGSA.COM-MALANG – Kolaborasi TNI, Polri dan pengusaha, membantu korban bencana alam hidrometeorologi dengan menyerahkan bahan bangunan 1000 zak semen mendapat apresiasi dari Bupati Malang, HM Sanusi.

HM Sanusi di pendapa Agung Kabupaten Malang, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi baksos ini.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1023

“Saya mengapresiasi TNI, Polri, perusahaan, dan pengusaha swasta atas bantuan kepada korban bencana alam hidrometeorologi di Kabupaten Malang ini, ” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Gedung Laboratorium dan IT Perumda Tirta Kanjuruhan Siap Digunakan

Kata Sanusi, aksi ini menggambarkan rasa kepedulian, kebersamaan dan panggilan hati yang secara emosional menarik simpati semua pihak, baik pemerintah dan swasta untuk terlibat.

Di moment itu, HM Sanusi membeberkan tentang kondisi geografis dan geologis di wilayah Kabupaten Malang.

Disadari bersama bahwa upaya pengelolaan manajemen kebencanaan, baik dari mitigasi, tanggap dan penanggulangan pasca bencana, butuh keterlibatan aktif seluruh elemen. Sehingga dampak bisa ditekan seminimal mungkin.

Berita Menarik Lainnya:  Warga Jangan Panic Buying, Begini Peta Stok BBM dan Elpiji di Jatim

“Semoga bantuan ini mampu menumbuhkan semangat bagi saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Bahkan menularkan spirit ke masyarakat untuk saling peduli, berbagi dan saling membantu sesama,” harapnya.

Bantuan tersebut sangat diperlukan karena para korban bencana belum bisa produktif bekerja mencari tambahan ekonomi dan kebutuhan pokoknya.

Mereka masih mengkhawatirkan banjir masih bisa datang lagi. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Malang membuka bantuan kepada korban bencana agar bisa dipakai.

Berita Menarik Lainnya:  Perumda Tirta Kanjuruhan Sosialisasi Rencana Pengamanan Air Minum

Bencana yang terjadi 17 Oktober 2022 lalu itu, berdampak pada kerusakan fasilitas umum dalam kategori rusak sangat berat telah diajukan kepada Menteri PUPR.

Paling banyak kerusakan meliputi jalan dan jembatan, tersebar dari Kecamatan Ampelgading sampai Kalipare.

“Untuk kerusakan rumah sampai saat ini belum ada laporan masuk,” pungkas Bupati Malang.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *