Usai Dilaunching Kapolri, MKP Mengalir Apresiasi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi launching aplikasi Monitoring Karantina Presisi (MKP), Jumat (7/1/2022) | Foto: Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi launching aplikasi Monitoring Karantina Presisi (MKP), Jumat (7/1/2022) | Foto: Humas Pemprov Jatim

BERITABANGSA.COM – SURABAYA – Pasca dilaunching Kepala Kepolisian Republik Indonesia, kehadiran aplikasi untuk pengawasan pelaku perjalanan luar negeri guna mencegah Omicron masuk Indonesia, aplikasi yang diberi nama Monitoring Karantina Presisi mengalir apresiasi dan pujian.

Aplikasi MKP sebagai pengembangan Korps Bhayangkara dengan Kementerian Kesehatan ini menarik karena fiturnya mengawasi PPLN di pintu masuk sampai selesai karantina.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Salah satu yang mengapresiasi adalah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Saya mendukung Polri dalam pengamanan berlapis akan Covid-19 dengan aplikasi MKP untuk mengawasi PPLN,” ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (7/1).

Berita Menarik Lainnya:  Eks Gedung Hi-Tech Mall Disewakan, Berminat Ajukan Ke Pemkot Surabaya

Kamis (6/1), Kapolri bersama Menko Perekonomian, Menko Marvest, Menko PMK, Menhub, Menkes, Kepala BIN, Panglima TNI, Ka BNPB, Dirjen Imigrasi dan Forkopimda dari berbagai daerah tujuan serta perbatasan, MKP dilaunching.

Kata Khofifah aplikasi MKP dapat mencegah sekaligus memperketat masuknya varian baru berasal dari perjalanan seseorang dari luar negeri.

Upaya peningkatan pengawasan lebih ketat kepada PPLN dari masuk Indonesia di Bandara dan Pelabuhan sampai karantina selesai bisa dipantau memakai alat ini.

Diakui bahwa di Bandara Juanda, sebagai entry point Internasional. Sesuai SE Ketua Satgas Covid-19 nomor 1 tahun 2022 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina dan Kewajiban RT PCR Bagi WNI Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

“Inisiatif dari Pak Kapolri sangat positif dan aplikasi monitoring sangat membantu sekaligus berperan mendisiplinkan masyarakat kita dan mereka yang datang dari luar negeri agar menaati semua regulasi yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Penularan Omicron saat ini banyak bersumber dari perjalanan luar negeri,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi: Jika RT- RW dan LPMK Ketahuan Pungli akan !

Saat launching Kapolri Listyo Sigit Prabowo, mengatakan peluncuran aplikasi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo.

“Peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari implementasi kami melaksanakan arahan dari Presiden untuk melaksanakan pengawasan secara lebih ketat khususnya terhadap para pelaku perjalanan luar negeri yang baru kembali dan harus melakukan proses karantina,” ujarnya.

Kapolri Listyo mengungkapkan bahwa manfaat dari aplikasi ini antara lain: Polri memiliki database petugas yang berwenang melakukan monitoring per Lokasi Karantina.

Nantinya, petugas di lapangan memiliki data update nama-nama dan data pelaku karantina yang harus dimonitor Per Lokasi Karantina, terdapat fitur pendeteksi koordinat sebagai upaya mendisiplinkan pelaku karantina, terdapat dashboard di command center sebagai bentuk monitoring berjenjang.

Berita Menarik Lainnya:  PCNU Surabaya Apresiasi Apel Peringatan Hari Pahlawan

Kapolri dalam amanatnya untuk cek dan ricek terhadap semua informasi. Karena semua polri adalah gerbang utama yang melakukan pengawasan secara ketat dam disiplin maka akan sangat bermanfaat agar tidak kebobolan adanya varian baru maupun varian lama.

“Jangan sampai kecolongan saya minta jangan terjadi lagi, saya minta kerjasamanya agar bisa segera mendeteksi. Kami akan memberikan reward kepada masyarakat yang menemukan kepada seseorang yang masih dalam proses karantina namun keluar sebelum waktu yang ditetapkan. Juga jika nantinya ditemukan konspirasi akan ada reward dan punishment bagi yang melanggar,” ungkapnya.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *