Turut Jaga Kondusifitas Keamanan, Ketua DPRD Bondowoso Ucapkan Terima Kasih Pada Polres dan Satgas Covid-19

Bondowoso, Beritabangsa.com – Pimpinan DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, menyampaikan Terima kasih kepada Kepolisian dan TNI yang telah menjaga kondusifitas Keamanan ditengah terjadinya Wabah Covid-19 ini.

Hal itu disampaikan, ketika usai memberikan Bantuan Sembako dan masker bersama Forkopinda pada tukang Becak, di Alun-alun Ki Raden Bagus Asra, rabu (15/4/2020).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bupati Hendy Resmikan Jembatan Lalu Serahkan 11 Sertipikat
banner 1024x1023

Bukan hanya menjaga keamanan, melakukan kontrol pada warga yang keluar masuk Bondowoso, tapi juga bagaimana bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat Bondowoso.

Saya selaku Pimpinan DPRD Bondowoso mengucapkan terima kasih,” tutur politisi PKB tersebut.

Lanjut Ketua DPRD, ketika wabah covid ini melanda, DPRD telah memberikan ruang seluas-luasnya pada eksekutif untuk penangan covid ini.

Silahkan Ajukan Ke DPRD, Selagi itu untuk kepentingan rakyat,” jelasnya.

Ahmad Dhafir menambahkan, Bagi masyarakat Bondowoso yang belum mempunyai BPJS, selama dia masuk PDP (Pasien Dalam Perawat) maupun yang positif covid 19, dan itu warga Bondowoso, semua biayanya di tanggung pemerintah.

Berita Menarik Lainnya:  Toko Modern Wajib Patuhi Perda Nomer 5 Tahun 2020

Semoga ini dijauhkan, tapi semua biaya perawatannya, di tanggung pemerintah,” ungkap pak ketua (sapaan akrabnya).

Sementara ketika ditanya tentang UMKM yang lesu, Ahmad Dhafir, mengatakan, kita tau wabah covid 19 ini merupakan bencana nasional bahkan internasional. President Jokowi sudah mengintruksikan, silahkan gunakan 30 persen dana desa untuk penanganan covid-19.

Tidak salah jika desa menggunakan Dana desa nya untuk pengadaan masker untuk warga di desanya, misal ada 6000 warga ya dianggarkan 6000 pengadaan masker,” paparnya.

Berita Menarik Lainnya:  Ini Cara Bupati Lebong Pasarkan Tudung Kuang

Pihaknya juga meminta Pemerintah Daerah beserta para Camat agar mengarahkan Kepala Desa untuk merivisi APBDesnya untuk penanganan Covid 19 ini.

Ia juga berpesan agar bantuan tepat sasaran, tidak terdata double.

Jangan sampai warga itu ada yang dapat dua kali, kasihan yang belum menerima, karena tidak menutup kemungkinan bantuan juga dari APBN, APBD Provinsi dan Daerah,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *