Unusa Buka Kelas CBL di Ponpes Ummul Quro Assuyuty Pemekasan

CBL
Suasana saat Unusa menerima kunjungan dari Ponpes Ummul Quro Assuyuty Pemekasan

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Ummul Quro Assuyuty Pemekasan untuk membahas teknis kurikulum Community Base Learning (CBL).

Di mana pondok pesantren ini tertarik untuk membuka kelas CBL dengan program studi Sistem Informasi dan Manajemen.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Kunjungan ini diterima langsung oleh sivitas akademika Unusa mulai Wakil Rektor 1 Unusa Profesor Kacung Marijan hingga Wakil Rektor 2 hingga Wakil Rektor 3 Unusa.

Berita Menarik Lainnya:  Karomah Syekh KH Abdul Kafie Hotib, Makamnya Pancarkan Cahaya Biru

Hadir pula Kaprodi S1 Manajemen hingga Sekprodi S1 Sistem Informasi.

Direktur Ponpes Ummul Quro Assuyuty Pamekasan, KH Achmad Fauzan Lailurrahman, menjelaskan kedatangannya ke Unusa untuk mengetahui teknis kurikulum untuk kelas CBL yang akan digelar di Pondok Pesantren. Nantinya Unusa akan membuka dua kelas CBL S1 Manajemen dan S1 Sistem Informasi.

“Kedua kelas tersebut karena memang banyaknya permintaan untuk belajar manajemen serta sistem informasi, sehingga kami meminta Unusa untuk membuka CBL di pondok pesantren kami,” ungkapnya.

Dengan membuka kelas CBL ini, Fauzan berharap ke depannya Pondok Pesantren Ummul Quro Assuyuty Pamekasan akan membuka perguruan tinggi.

“Sehingga langkah ini sebagai salah satu usaha kami untuk mempersiapkan sumber daya yang akan membangun pondok pesantren dengan memiliki perguruan tinggi,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Sakit Lalu Periksa, Balita 26 Bulan di Jombang Ini Malah Diberi Obat Kedaluwarsa

Fauzan senang dengan kerjasama kelas CBL ini, sehingga ke depannya saat Pondok Pesantren sudah memiliki perguruan tinggi.

“Unusa bisa menjadi pembina perguruan yang kami miliki. Jadi kami tetap dibawah Unusa dan terus belajar kepada Unusa,” ucapnya.

Sedangkan, Wakil Rektor 1 Unusa, Kacung Marijan menyambut baik upaya yang dilakukan Pondok Pesantren yang ingin membuka kelas CBL.

Di mana dengan kelas CBL itu, lulus yang dihasilkan memiliki kualitas yang sama dengan lulusan Unusa yang belajar reguler.

“Sehingga di sini kita menyamakan untuk kurikulum yang disiapkan agar lulus kita memiliki kualitas yang sama,” ucapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Event WebSight Niagahoster 2022 Akan Digelar, Siap Beri Insight Tentang Dunia Digital

Kacung berharap dengan dibukanya kelas CBL untuk dua program studi S1 Manajemen dan S1 Sistem Informasi bisa meningkatkan sumber daya yang ada di Madura.

“Dengan begitu, masyarakat Madura bisa belajar di Pondok Pesantren serta dapat pelajaran yang sama dengan mahasiswa yang belajar langsung ke Kampus Unusa,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, rombongan sivitas pondok pesantren Ummul Quro Assuyuty Pemekasan bersama Unusa ikut melihat kondisi pembelajaran yang ada di Unusa. Selain itu melihat fasilitas yang dimiliki seperti Perpustakaan.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *