Kejar Kualitas Pendidikan, Diknas Gresik Gelar Bimtek

Bimtek peningkatan kapasitas pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

BERITABANGSA.COM-GRESIK- Kualitas pendidikan di masa pandemi menurun. Untuk itu Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik di Hotel Ciptaningati, Batu, Jumat (26/8/2022).

Dinas Pendidikan Gresik mengundang 600 orang lebih terdiri dari kepala sekolah, pengawas SD dan SMP se-Kabupaten Gresik, perwakilan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), serta Staf Dispendik Gresik.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  MI di Bondowoso Mulai Gelar PTM Dengan Prokes Ketat
banner 1024x1023

S Haryanto selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik mengatakan acara ini merupakan titik balik Dispendik yang selama ini terkena imbas pandemi yang kinerjanya kurang maksimal.

“Setelah lama kita tidur pulas, maka kemudian kita sekarang mulai terbangun dengan melakukan kegiatan ini” ungkap Haryanto.

Ia juga ungkapan saat ini Dispendik Gresik telah siap implementasikan kurikulum sejarah lokal di lembaga bawahan mereka, yang mana sudah beberapa kali disosialisasikan.

Di sisi lain, dorongan mengembangkan program tahfiz pelajar, dengan harapan ke depan tidak ada lagi siswa-siswi di Gresik, mulai dari SD yang tak bisa baca Alquran.

Berita Menarik Lainnya:  Tingkatkan Skill Berdakwah Santri, Komunitas Media Pondok Jatim Gelar Madrasah Media

“Dan kelas tahfiz nanti harapannya 2-3 tahun ke depan Dinas Pendidikan dapat mencetak 1000 penghafal Alquran, ” tegasnya.

Untuk peningkatan kualitas pendidikan di Gresik, Wakil Bupati Gresik Bu Min yang hadir malam itu menegaskan peran kepala sekolah, tidak hanya pantau dan tinjau, tapi juga adaptif dan solutif.

“Maka untuk menjadi kepala sekolah itu bagaimana bisa membawa sekolah kita jadi difference from others (beda dengan yang lain),” ucap Bu Min.

Kepala sekolah adalah ujung tombak dalam lembaga pendidikan di Kabupaten Gresik. Maka kepala sekolah wajib terus belajar minimal selangkah lebih jauh dari guru.

Berita Menarik Lainnya:  Dari Rumah Baca, Edy Rintis Kampung Dongeng Bondowoso

“Maka mau tidak mau kepala sekolah itu harus belajar terus, jangan berhenti, ” tegasnya.

Tak lupa Bu Min meminta jajaran Dispendik agar membuat program yang dapat bersinergi satu sama lain.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pendidikan Haryanto, Sekdin Herawan Kusuma, Ketua Baznas Mustoha, Ketua Tim Rintisan Pulau Pendidikan Syifaul Qulub, Ketua Tim Sejarah Lokal Mustaqim, Ketua Program Tahfiz Shokibul Marbait, Ketua Dewan Pendidikan Syaiful Kirom, Bank BJB Heru Baharudin, dan BPJS Ketenagakerjaan Faridah Hanum.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *