Gandeng LPK SEII Tangerang, SMKN 2 Turen Malang Buka Peluang Kerja ke Jepang

LPK SEII
Tim dari Lembaga Pelatihan Kerja Semesta Indah Indonesia saat memberikan sosialisasi pada siswa SMKN 2 Turen sebelum mengikuti selekti kerja

BERITABANGSA.ID – MALANG – Lembaga Pelatihan Kerja Semesta Indah Indonesia (LPK SEII) yang pusatnya di Tangerang memberi peluang bekerja bagi siswa-siswa SMKN 2 Turen Kabupaten Malang ke perusahaan Jepang.

Hal itu karena LPK SEII ini memiliki mitra kerja dengan perusahaan Tee Kay Corporation.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Menurut Kepala Bursa Kerja Khusus (BK-BKK) SMKN 2 Turen, Rudi Hartono, peluang kerja ini dibuka hari ini bersamaan dengan sosialisasi dan seleksi rekrutmen oleh tim LPK-SEII Tangerang, di SMKN 2 Turen dengan kompetensi fisik, angkat berat dan push up.

“Tadi seleksi rekrutmennya langsung oleh tim LPK SEII Tangerang, dan sistemnya gugur. Materinya melingkupi pelayaran atau teknik penangkapan ikan, juga pengolahan dan budidaya ikan,” jelas Rudi Hartono saat memantau siswa yang ikut seleksi, Selasa ((24/1/2023) sore.

Rudi menambahkan, seleksi yang dilakukan sendiri cukup ketat, dan diikuti siswa yang berminat.

Berita Menarik Lainnya:  Hanya Ada di Sidoarjo, Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Kantor Polisi Di tangkap Polisi

Dari total 90 siswa tiga program keahlian terkait, hanya 16 siswa yang lanjut hingga tahapan seleksi akhir.

“Seleksi yang dilakukan oleh tim LPK SEII diikuti 90 siswa dengan tiga program keahlian, setelah melalui tahapan seleksi yang cukup ketat tersisa 16 siswa yang lolos,” imbuhnya.

Rudi menerangkan, untuk siswa yang lolos seleksi, mereka berpeluang langsung diikat kontrak kerja langsung selama tiga tahun, dan bisa diperpanjang dua tahun berikutnya.

“Nanti 16 siswa kami yang telah lolos seleksi, berpeluang langsung kontrak kerja langsung selama tiga tahun,” terangnya.

Informasi yang diterima SMKN 2 Turen, bahwa para siswa yang akan mengikat kontrak kerja di Jepang akan menerima gaji 17 juta dalam kurs rupiah.

“Dari informasi yang disampaikan dari lPK SEII, gaji pertama yang akan didapatkan setara Rp 17 juta, bisa naik tahun berikutnya. Namun, sebelum itu masih harus pelatihan bahasa Jepang sekitar 6 bulan,” pungkas Rudi Hartono.

Berita Menarik Lainnya:  Unusa Gelar Virtual Expo 2021

– MALANG – Lembaga Pelatihan Kerja Semesta Indah Indonesia (LPK SEII) yang pusatnya di Tangerang memberi peluang bekerja bagi siswa-siswa SMKN 2 Turen Kabupaten Malang ke perusahaan Jepang.

Hal itu karena LPK SEII ini memiliki mitra kerja dengan perusahaan Tee Kay Corporation.

Menurut Kepala Bursa Kerja Khusus (BK-BKK) SMKN 2 Turen, Rudi Hartono, peluang kerja ini dibuka hari ini bersamaan dengan sosialisasi dan seleksi rekrutmen oleh tim LPK-SEII Tangerang, di SMKN 2 Turen dengan kompetensi fisik, angkat berat dan push up.

“Tadi seleksi rekrutmennya langsung oleh tim LPK SEII Tangerang, dan sistemnya gugur. Materinya melingkupi pelayaran atau teknik penangkapan ikan, juga pengolahan dan budidaya ikan,” jelas Rudi Hartono saat memantau siswa yang ikut seleksi, Selasa ((24/1/2023) sore.

Rudi menambahkan, seleksi yang dilakukan sendiri cukup ketat, dan diikuti siswa yang berminat.

Dari total 90 siswa tiga program keahlian terkait, hanya 16 siswa yang lanjut hingga tahapan seleksi akhir.

Berita Menarik Lainnya:  Program ADEM di SMA Pakusari, Dipastikan Gubernur Khofifah Normal

“Seleksi yang dilakukan oleh tim LPK SEII diikuti 90 siswa dengan tiga program keahlian, setelah melalui tahapan seleksi yang cukup ketat tersisa 16 siswa yang lolos,” imbuhnya.

Rudi menerangkan, untuk siswa yang lolos seleksi, mereka berpeluang langsung diikat kontrak kerja langsung selama tiga tahun, dan bisa diperpanjang dua tahun berikutnya.

“Nanti 16 siswa kami yang telah lolos seleksi, berpeluang langsung kontrak kerja langsung selama tiga tahun,” terangnya.

Informasi yang diterima SMKN 2 Turen, bahwa para siswa yang akan mengikat kontrak kerja di Jepang akan menerima gaji 17 juta dalam kurs rupiah.

“Dari informasi yang disampaikan dari lPK SEII, gaji pertama yang akan didapatkan setara Rp 17 juta, bisa naik tahun berikutnya. Namun, sebelum itu masih harus pelatihan bahasa Jepang sekitar 6 bulan,” pungkas Rudi Hartono.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *