Cek Aksi Mahasiswa Unusa Ini, ‘Tukar’ Tas Kresek di Minimarket

Keterangan foto : tampak salah satu mahasiswa Unusa menukar tas plastik belanja milik warga di salah satu minimarket Kelurahan Wonocolo, dan menggantikan dengan tas belanja ramah lingkungan dari kain.

BERITABANGSA.COM, SURABAYA – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama dengan No Waste Surabaya melakukan aksi tukar tas kresek plastik belanja masyarakat di minimarket.

Aksi yang diberi nama Anoplas ini dilakukan sebagai upaya mengurangi sampah plastik pada lingkungan.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa (Hima) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Unusa ini menukarkan tas plastik belanja dengan tas yang lebih ramah lingkungan, yakni tas dari kain.

Berita Menarik Lainnya:  Demi Suksesnya Agenda 5 Tahunan, SD Khadijah 3 Berbagi Koin Muktamar NU

Founder No Waste Surabaya, Sofi Azilan Aini mengatakan aksi tukar tas kresek ini adalah kegiatan yang dinisiasi mahasiswa untuk peduli pada lingkungan dalam rangka memerangi penggunaan tas kresek plastik serta salah satu rangkaian Public Health Fair (PHF).

Ia menjelaskan acara ini sebagai bentuk kecintaan mahasiswa Unusa terhadap lingkungan dengan membatasi penggunaan plastik.

“Mahasiswa Unusa menukar plastik dengan tas yang sudah disediakan. Melalui cara ini harapannya bisa mengubah kebiasaan masyarakat dalam penggunaan plastik,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Mahasiswa program studi S-1 Kesehatan Masyarakat, ini menilai penggunaan plastik sudah cukup banyak, selain itu bahan plastik merupakan bahan yang susah diurai.

Berita Menarik Lainnya:  Lima Dosen Unusa Ajarkan Senam Bagi Penderita Diabetes Mellitus

“Membutuhkan waktu puluh jutaan tahun untuk bisa diurai, sehingga nantinya sampah ini akan menumpuk,” terang Sofi.

Kegiatan tukar tas kresek ini dilakukan di tiga titik minimarket yang berada di wilayah Kelurahan Wonocolo.

Dalam kegiatan ini, Hima Kesmas Unusa bersama Nowaste Surabaya merampas lalu menukarkannya dengan tas kantung kertas yang lebih ramah lingkungan atau tas belanja bisa daur ulang atau reusable bag.

“Kami tidak hanya sekadar menukar, kami juga mengedukasi masyarakat untuk mengurangi sampah dengan cara membawa tas belanja sendiri ketika berbelanja,” ungkap Sofi.

Berita Menarik Lainnya:  Santri Meriahkan Pramuka DHSC 2022

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat, melalui kegiatan ini masyarakat dapat edukasi tentang bahaya penggunaan plastik.

“Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan, supaya masyarakat tahu bahwa penting untuk menjaga lingkungan sekitar dari sampah plastik,” ucap Salah satu pengunjung minimarket, Yono Susilo.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat akan bahaya sampah plastik dapat meningkat, sehingga sampah plastik di Indonesia dapat berkurang.

“Dari langkah kecil ini dapat berdampak besar dan diharapkan dapat ditiru oleh semua masyarakat,” terang Yono.

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *