Ansor Jatim Gandeng Uinsa Gelar Madrasah Cyber Pertama Kali di Nusantara

Keterangan foto : (dari kanan) H.M. Syafiq Syauqi, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, (dari kiri) Rektor Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya, Prof Masdar Hilmy.

Beritabangsa.com, Surabaya – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur menggandeng Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya (Uinsa) dalam mengembangkan pendidikan Madrasah berbasis digital melalui kegiatan Madrasah Cyber pertama kali di nusantara.

Kerjasama itu untuk membangun kemajuan pendidikan madrasah berbasis teknologi di era digitalisasi.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1023

Rektor Uinsa, Prof Masdar Hilmy mengatakan, di era disfungsi digital saat ini perkembangan dan kemajuan teknologi menjadi senjata utama dalam memperdayakan dunia. Bahkan, pemberdayaan literasi digital untuk masyarakat tidak bisa ditawar.

Berita Menarik Lainnya:  Gelar Silaturahmi Dengan Forkopimda, Mahasiswa Bentuk ABEMORA

“Kita hari ini hidup di era digital atau 4.0. Bahkan, beberapa negara sudah menuju masyarakat 5.0 seperti Jepang, Korea. Kalau kita berhasil menguasai, kita minimal terhindar dari instrumentalisasi semacam pemanfaat, jangan sampai kita menjadi objek atau menjadi korban pihak-pihak yang bermain di dunia digital,” katanya saat sambutan di pembukaan Madrasah Cyber, di Royal Trawas Hotel. Jum’at (17/9/2021).

Prof Masdar kembali menegaskan, Indonesia pasti menjadi negara incaran bagi negara adidaya. Misalnya, kubu barat Amerika dan kubu timur seperti Rusia dan Cina menjadi kekuatan baru. Oleh sebab itu, melalu Madrasah Cyber, Uinsa bersama Ansor, para peserta harus melek digital.

Berita Menarik Lainnya:  Pemprov Jatim dan PWNU Siapkan Rencana Pendidikan Gratis Bagi Perantau Wamena

“Inti dari Madrasah Cyber, bahwa Uinsa memiliki andil dan tanggung jawab elemen masyarakat dan diwakili GP Ansor Jatim. Kita menjadi masyarakat berdaya agar tidak mudah dikompori sumbu pendek. Kita harus menjadi agen yang aktif membentengi Indonesia dari serbuan dari paham-paham radikalisme dan terorisme,” tandasnya.

Sementara H.M. Syafiq Syauqi, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur menekankan, agar kader GP Ansor menjadi yang terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Berita Menarik Lainnya:  Diklat Calon KS Berbayar, Aktivis PGRI Jatim: Pungli Tak Dibenarkan¬†

“Dunia tidak pernah sepi dari perebutan dominasi ideologi. Misalnya di tahun politik, Ansor menghadapi badai HTI, Ansor harus berani menjadi tumbal sebagai anak pertama,” ujar pria yang akrab disapa Gus Syafiq itu.

Tak hanya itu, Gus Syafiq juga menekankan, agar kader Ansor di Indonesia turut andil dalam meningkatkan perekonomian Indonesia pasca pandemi Covid-19.

“Kader kita harus berani jualan melalui digital. Kader harus hadir membantu UMKM, agar bisa masuk ke market place. Kalau setiap desa ada kader yang canggih, maka akan meningkatkan taraf ekonomi di sekelilingnya,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *