Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Muslimat NU Bernilai Miliaran

Gubernur Jatim dan juga Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa saat menandatangani Peresmian Gedung Muslimat NU Bojonegoro | Foto: Maab
Gubernur Jatim dan juga Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa saat menandatangani Peresmian Gedung Muslimat NU Bojonegoro | Foto: Maab

BERITABANGSA.COM – BOJONEGORO – Gedung Kantor Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Bojonegoro, di Desa Pacul, Kabupaten Bojonegoro, diresmikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (8/1/2022).

Gedung Kantor PC Muslimat di Kabupaten Bojonegoro ini menyedot anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) miliaran rupiah.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Gedung PC Muslimat NU ini menempati lahan seluas 18×25 meter persegi. Gedung dibangun dengan tiga lantai. Lantai bawah untuk ruang ruang kantor dan musala. Lantai dua untuk aula pertemuan dan di lantai tiga terdapat kamar penginapan untuk tamu jika ada kegiatan.

Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro Hajjah Umi Zulaichah mengaku bak mimpi ketika apa yang diangankan menjadi kenyataan di hari ini.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Jatim Tinjau Vaksinasi Pelajar di YP Khadijah Surabaya

“Semoga gedung Muslimat NU yang kita idam-idamkan ini bisa membangkitkan semangat para ibu Muslimat di Bojonegoro untuk terus aktif berkegiatan, berkembang bersama,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa pembangunan Kantor PC Muslimat NU Bojonegoro ini mendapat kucuran dana hibah APBD Kabupaten Bojonegoro 2018 pada tahap I, sebesar Rp.173.970.000.

Untuk tahap II, mendapat hibah pada APBD 2021 Kabupaten Bojonegoro dengan total anggaran Rp.1.199.122.000.

“Alhamdulillah pembangunan selesai bulan September tahun 2021. Sehingga di awal tahun 2022 ini bisa diresmikan oleh ibu Gubernur Jatim yang juga selaku Ketua Umum PP Muslimat NU,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah, mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten dan rakyat Bojonegoro mengucapkan rasa terima kasih atas perjuangan masyarakat NU.

Dia berharap sinergi antara NU dan Pemkab Bojonegoro termasuk juga di Jawa Timur bisa menjadi nafas perjuangan masyarakat.

“Karena kita tahu, dahulu NU ikut berjuang dalam mendirikan negara Indonesia. Semoga sinergi kita bersama bisa menjadi sebuah upaya untuk menyejahterakan masyarakat. Baik melalui kebijakan maupun program kerja,” tandasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pemprov Jatim Siap Bermitra Sejahterakan Rakyat Jatim

Dalam peresmian Gedung Kantor PC Muslimat NU Bojonegoro ini dilakukan penekanan tombol sirine, pengguntingan pita, dan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah, Ketua PC NU Bojonegoro dan Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro dan dilanjutkan peninjauan dalam gedung.

Di sela peresmian itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengingatkan kerukunan umat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.

“Jangan lupa merawat persatuan dan kerukunan karena bangsa Indonesia ini terdiri dari belasan ribu pulau, ratusan suku, ribuan bahasa maupun adat istiadat yang ada,” tegasnya.

Dengan merawat kerukunan dan persatuan akan menjadi modal kuat tumbuhnya social kapital bagi bangsa dan negara.

Berita Menarik Lainnya:  Lurah Nglegok Apresiasi Respon Dinas PUPR Perbaiki Jalan Maut

“Karena ketenteraman dan ketenangan jik terwujud akan memberi efek pada ekonomi kita tumbuh produktif, pendidikkan berjalan maksimal, dimensi sosial kita juga tumbuh produktif begitu juga bidang lainnya,” katanya.

Khusus menyikapi varian baru Covid-19 Omicron, Khofifah mengingatkan kembali agar tetap memakai protokol kesehatan.

Jika memasuki bulan Rajab, masyarakat sering ziarah-ziarah Walisongo secara masif, disilakan namun tetap protokol kesehatan dijalankan ketat.

“Ini artinya meski masih kondisi pandemi masyarakat Jatim tetap bahagia. Apa indikasinya? Karena istighosah dan khataman Alquran yang dilakukan. Saya tetap mohon dijaga prokesnya, ikut vaksin, terus berdoa dan ikhtiar,” ujarnya.

Sekadar diketahui, hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, Indeks Kebahagiaan Masyarakat Jawa Timur mencapai 72,08 poin.

Angka ini naik 1,31 poin, dari 2017 hanya 70,77 point. Di daerah luar Jawa, Indeks Kebahagiaan Jawa Timur paling tinggi baik nilai dan kuantitas kenaikannya.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 600x310

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *