Perkembangan PSBB, Masyarakat Surabaya Juara Satu Tak Patuhi Aturan

Surabaya, Beritabangsa.com – Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi berharap kepada masyarakat luas agar memahami jika Covid-19 yang disebabkan virus SARS Cov-2 sangatlah menular. Khususnya kepada warga Kota Surabaya.

Harus diwaspadai, jadi kalau PDP atau ada yang confirm betul-betul harus diperhatikan social distancingnya,” ungkap dr Joni di Gedung Negara Grahadi, Jumat (1/5/2020) malam lalu.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Agar Masyarakat Tak Bingung Soal Shalat Tarawih dan Idul Fitri, KH Miftachul Akhyar Meminta Begini Kepada Pemerintah
banner 1024x1453

Joni kembali mengingatkan agar masyarakat disiplin melakukan physical distancing demi keselamatan masyarakat secara luas.

Saat malam hari, saya masih melihat ada yang main sepak bola di jalan, pasar juga masih buka tanpa pakai masker. Jika ada satu saja yang positif seperti itu spreadingnya,” imbaunya.

Menindak lanjuti progress PSBB Surabaya Raya dari segi epidemiologi. Kota Surabaya mencatat penambahan pasien positif yang luar biasa dibandingkan Sidoarjo dan Gresik. Hingga tadi malam (2/5) total pasien positif Covid-19 di Surabaya berjumlah 495 orang.

Berita Menarik Lainnya:  TNI AL Koarmada II Serbu Wilayah Aglomerasi Dengan Vaksin Untuk Kekebalan Komunal

Bayangkan saja, dari seluruh kabupaten ini penambahan yang luar biasa di Surabaya. Jadi Surabaya kalau kita lihat baik ODR, PDP maupun confirm ini juara satu. Yang meninggal juga juara satu,” ungkapnya.

Jika dilihat, berbanding terbalik dengan Gresik dan Sidoarjo. Dibandingkan dengan sebelum PSBB, terlihat ada sedikit ada tren penurunan untuk Sidoarjo dan Gresik.

Kemudian, berkaitan dengan satu kluster baru di Surabaya. Joni mengungkapkan, Pasien Covid-19 tersebut terjadi secara berantai.

Berita Menarik Lainnya:  Siswa SD Citrodiwangsan 02 Divaksin

Jadi sebetulnya, eksplorasinya baru dua hari ini kluster yang diawali oleh dua orang yang sakit dimasukkan ke rumah sakit oleh poliklinik di tempat itu. Kemudian akhirnya meninggal,” ungkapnya.

Setelah meninggal di dua rumah sakit, kemudian dilakukanlah tracing. Hasil tracing tersebut terkonfirmasi lagi 16 orang dekat yang positif. Kemudian dilakukan tracing selanjutnya, 165 di sekitarnya juga dilakukan pemeriksaan swab.

Akan kami eksplorasi lagi nanti bagaimana hasilnya kemudian,” pungkasnya.

Reporter : Maab

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 600x310

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *