Lawan Omicron, Pemkab Malang Batasi Mobilisasi Masyarakat

Bupati Malang, HM Sanusi.

BERITABANGSA.COM-MALANG – Ancaman varian baru Covid 19, Omicron menyebar di Kabupaten Malang, Bupati Malang HM Sanusi, minta jajaran pemerintahan mulai tingkat desa membatasi mobilisasi warga demi menekan bertambahnya kasus baru.

Bupati Malang HM Sanusi meminta pada perangkat desa dan Muspika untuk berkoordinasi agar mobilisasi warga dibatasi.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

“Saya minta Pak Camat dan perangkat desa untuk segera membatasi mobilisasi massa, agar supaya penyebaran baru Covid -19 dapat dicegah dan ditekan,” kata Bupati Malang HM Sanusi di Desa Sidodadi Wagir, Sabtu (5/2/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Tingkatkan SDM Bidang Kesehatan, Unusa Jalin Kerja Sama Dengan IHTP

Untuk penanganan pasien yang terpapar Covid-19, Bupati Malang menyarankan apabila gejalanya tidak parah dipersilahkan isolasi mandiri di rumah, sedangkan dengan pasien gejala parah segera langsung dirujuk ke Rumah Sakit.

“Bagi warga masyarakat yang terpapar namun tidak bergejala cukup isolasi mandiri di tempat yang baik namun tetap dalam penanganan tim medis, sedangkan yang bergejala diharuskan segera dirujuk ke RS atau isolasi mandiri yang disediakan Pemkab Malang agar penanganannya dapat terpantau,” jelas Bupati Malang.

Berita Menarik Lainnya:  Vaksinasi Polres Jombang Sasar Rumah Ibadah

Bupati Malang melanjutkan, untuk Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemi ini, pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan Dinas Pendidikan, namun karena Kabupaten Malang berada di Level 2 PPKM maka PTM akan dibatasi.

“Karena saat ini kita (Kabupaten Malang) berada di PPKM Level 2 maka PTM rencananya akan dibatasi sebanyak 50 persen dulu, nanti kita rapatkan dulu bersama Dinas Pendidikan terkait teknis pelaksanaannya,” terang Bupati Malang.

Bupati Malang menyebut ada 4 wilayah di Kabupaten Malang yang masih rawan penyebaran Covid 19. “Ada 4 Kecamatan di Kabupaten Malang yang angka Covidnya tinggi, seperti Kecamatan Pakis, Lawang, Singosari dan Dau. Saya imbau agar masyarakat Kabupaten Malang menjaga Protokol Kesehatan, terutama pakai masker dan menjaga jarak, saat ini Covid-19 mulai naik,” pungkas Sanusi.

Berita Menarik Lainnya:  Golf di Jatim Lahirkan Atlet Anak Berprestasi

Dari data Satgas Covid 19 Pemerintah Provinsi Jawa Timur pekan ini, kasus pasien positif Omicron di Kabupaten Malang tercatat mencapai 76 kasus berada di peringkat 4 se Jawa Timur, sedangkan peringkat pertama diduduki Kota Surabaya sebanyak 597 kasus, disusul Sidoarjo sebanyak 208 kasus dan Kota Malang 162 kasus.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 600x310

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *