Manfaatkan SDHPR, Ketua Ansor Jatim: Siapkan Master Plan Pembangunan

Gus Syafiq saat memberikan sambutan dan arahanpada pelantikan PC GP Ansor Bangil, Minggu (3/10/2021) | Dokumen: Istimewa
Gus Syafiq saat memberikan sambutan dan arahan pada pelantikan PC GP Ansor Bangil, Minggu (3/10/2021) | Dokumen: Istimewa

Beritabangsa.com, Bangil – Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H.M. Syafiq Syauqi, Lc tengah menyiapkan master plan pembangunan untuk memanfaatkan sumber daya hutan produktif rakyat (SDHPR).

Itulah yang disampaikan Gus Syafiq sapaan akrabnya saat acara pelantikan PC GP Ansor Bangil yang mengusung konsep Alam dan berlokasi di Kawasan Hutan Prigen Pasuruan. Minggu (3/10/2021).

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Lebih lanjut, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H.M. Syafiq Syauqi, Lc itu menyampaikan tentang pentingnya GP Ansor untuk ambil bagian penting dalam proses pembangunan sumber daya hutan.

Dalam arahannya kepada ribuan kader Ansor Banser yang hadir dari 93 Pimpinan Ranting dan 6 Pimpinan Anak Cabang GP Ansor di wilayah PC GP Ansor Bangil, Gus Syafiq menyebut saat ini sebagai momentum penting GP Ansor terlibat aktif dalam berbagai pos strategis termasuk kawasan Hutan.

Berita Menarik Lainnya:  Simposium Peradaban NU, DPR RI: Kekuatan Baru Bagi Warga Madura untuk Kembangkan Peradaban

“Seluruh kader Ansor wajib ikut terjun menjaga kelestarian hutan sekaligus memanfaatkan sumber daya hutan, untuk kemaslahatan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ajaknya

Hal tersebut, berangkat dari kesadaran ideologis bahwa GP Ansor sebagai organisasi yang dilahirkan oleh Ulama mendapatkan wasiat penting dari para Ulama pendahulu untuk menjaga kelestarian alam dan keberlangsungan NKRI.

“Kami di PW GP Ansor Jatim intens berdiskusi tentang potensi besar sumber daya hutan yang belum tergarap maksimal,” terang Gus Syafiq.

“Hal ini berangkat dari kesadaran tentang pentingnya kehadiran Ansor dalam berbagai pos strategis termasuk kawasan hutan,” tambahnya.

Berita Menarik Lainnya:  Mengenal Token Kripto Berjamin Aset dalam FIkih Islam

Tingginya tingkat kemiskinan masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar hutan serta munculnya berbagai konflik pemanfaatan sumber daya hutan menjadi satu hal penting yang menurut Gus Syafiq mengharuskan kader Ansor untuk terjun dalam pembangunan kawasan hutan.

“Data kami menyebut bahwa tiga belas persen penduduk miskin tinggal di kawasan hutan. Ini artinya GP Ansor perlu turut serta menyelesaikan problem besar ini dengan ikut membangun dan mendampingi masyarakat desa di hutan dalam memanfaatkan kawasan hutan produktif,” tambahnya.

Kebijakan pembangunan bidang kehutanan yang dilakukan pemerintah selama ini dinilai banyak pihak belum mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar area hutan secara optimal.

Terlebih kondisi terus meluasnya degradasi hutan, turunnya produktivitas kayu, dan tingginya tingkat kemiskinan masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar hutan serta munculnya berbagai konflik pemanfaatan sumber daya hutan, menggambarkan bahwa GP Ansor harus turun membantu pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan kehutanan.

Berita Menarik Lainnya:  Konsep “Cakap Hukum” dalam Yurisprudensi Islam

“GP Ansor Jawa Timur siap bersinergi dengan Pemerintah dalam hal ini Perhutani dan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan untuk bersama memanfaatkan potensi agar lebih maksimal dan maslahat bagi masyarakat,” jelasnya.

Guna mewujudkan hal tersebut, PW GP Ansor Jawa Timur telah menyiapkan tim ‘Think Thank’ yang akan merumuskan ide gagasan pendampingan dan program tata kelola sumberdaya hutan.

“Kami akan menyusun apa yang dinamakan Master Plan Pengelolaan Hutan Produktif Rakyat sebagai bakti kami dalam turut serta menjaga dan membangun potensi hutan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Gus Syafiq.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *