Usia 9 Tahun, Callysta Jadi Putri Lingkungan Hidup Surabaya, Kreativitasnya Bikin Melongo

Callysta foto bersama guru pembimbing dan siswa sekolah dasr

BERITABANGSA.COM-SURABAYA– Pengurus Perpustakaan Kota Surabaya menggelar bedah buku “Callysta si Putri Maggot BSF-Budikdamber kesayangan warga.

Bertempat di lantai 2 Gedung Perpustakaan Kota Surabaya, Jalan Rungkut Asri Tengah nomor 5-7, acara digelar pukul 11.00 WIB. Senin (12/9/2022)

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  RMB Fashion Week, di Malam Tirakatan dan Tasyakuran RT 3
banner 1024x1453

Acara ini dihadiri 3 lembaga SD, SDN Medokan Semampir 1, SDN Rungkut Menanggal 2 dan SDN Jemur Wonosari 1.

Hadir pula guru pembimbing tiap lembaga SD tersebut, tak ketinggalan Sastro, Kasek SDN Kaliasin 1, tempat Callysta belajar.

Menurut Sastro, acara ini bertujuan untuk mengedukasi siswa bahwa sampah yang tak berguna bisa bernilai ekonomis tinggi.

Berita Menarik Lainnya:  Mendag Lutfi: Program Migor Rakyat Manfaatkan Teknologi Digital

Para siswa juga bisa mengikuti jejak Callysta yang saat ini sebagai finalis Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2022.

Kata Sastro, edukasi terkait sampah di Surabaya harus diajarkan kepada anak sejak dini, agar mereka memahami cara mengolah sampah menjadi sesuatu yang menguntungkan.

“Dan terutama, kita ingin agar anak didik kita ini disiplin tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya kepada Beritabangsa.com.

Berita Menarik Lainnya:  YLBH dan LBH se Indonesia: Negara Harus Tanggungjawab Tragedi Kanjuruhan

Callysta, lanjut Sastro, adalah murid kelas 4A, SDN Kaliasin 1. Dengan bimbingan Astri, gurunya, Callysta, bisa menjadi finalis Putri Lingkungan Hidup. Sehingga menambah wawasannya lebih baik.

“Tita anak yang lincah dan supel di kelas,” tuturnya.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *