Peringati Harlah NU Ke-98, Lesbumi dan Pagar Nusa Ziarahi Makam Muassis NU di Surabaya

Muassis

Beritabangsa.com, Surabaya – Dalam rangka memperingati hari lahir Nadhatul Ulama ke-98 dari hitungan kalender Hijriah, sejumlah pengurus cabang Lesbumi dan Pagar Nusa Surabaya menapak tilas dengan menziarahi ketiga makam Muassis NU yang terletak di Surabaya.

Napak tilas ini diawali dengan ziarah makam Kyai Ridwan Abdullah, Kyai Hasan Gipo yang makamnya terletak di sebelah utara Masjid Sunan Ampel dan makam Kyai Mas Alwi.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1023

Sejumlah pengurus Lembaga Seniman Budayawan Muslim Indonesia atau Lesbumi dan Pagar Nusa menapak tilas dengan menziarahi tiga makam Muassis dan pendiri Nahdlatul Ulama dalam rangkaian kegiatan hari lahir Jam’iyyah Nahdlatul Ulama ke-98 menurut hitungan kalender Hijriyah.

Berita Menarik Lainnya:  Wartawan Bojonegoro Bersatu Bukber dan Santuni Anak Yatim Piatu

Napak tilas ini diawali dengan ziarah ke makam Kyai Ridwan Abdullah pembuat lambang NU yang makamnya terletak di tengah pemakaman Islam tembok Bubutan. Ziarah makam Kyai Ridwan Abdullah ini dipimpin langsung oleh Kyai Shalahuddin yang merupakan cucu dari pencipta lambang NU tersebut.

Kemudian dilanjutkan ke makam Kyai Hasan Gipo yang makamnya terletak di sebelah utara Masjid Agung Sunan Ampel.

Selain kedua makam Muassis tersebut Lesbumi dan Pagar Nusa juga menziarahi makam pencetus nama NU yakni Kyai Haji Mas Alwi yang makamnya berada di tengah himpitan rumah warga di area pemakaman Rangkah Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Puluhan Orang Korban PT Sipoa Adukan Nasib ke DPRD Sidoarjo

Ketua Lesbumi kota Surabaya, Hasyim Asy’ari mengatakan ziarah dan napak tilas ini untuk menumbuhkan semangat baru dalam berkhidmat kepada Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dengan ikhlas serta mengajarkan kepada generasi milenial akan nilai-nilai perjuangan para muassis NU yang telah diimplementasikan untuk bangsa dan negara melalui Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

“Beliau-beliau ini juga turut andil dalam memerdekaan bangsa Indonesia melalui NU. Nah, ziarah ini sebagai bentuk refleksi kita akan bagaimana perjuangan beliau-beliau ini kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Ini 55 Catatan DPRD di LKPJ, Bupati Bondowoso: Semua Kita Tindaklanjuti

Hasyim menambahkan sebagai generasi milenial warga nahdliyin harus mengetahui tentang sejarah para pendiri NU yang memiliki nilai juang dalam menjaga nilai-nilai Aswaja dan Kemerdekaan Indonesia.

“Kita harus wajib tahu bagaimana para pendahulu kita (Muassis NU) yang berjuang demi kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya.

Dalam napak tilas ini Lesbumi dan Pagar Nusa melantunkan surat Yasin dan Tahlil serta kilas balik sejarah perjuangan para Muassis NU semasa hidup melawan penjajahan kolonial Belanda kepada para milenial yang tergabung di Pagar Nusa Kota Surabaya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *