Perbedaan e-Money dengan Cryptocurrency

Muhammad Syamsudin - Peneliti Bidang Ekonomi Syariah, Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur | Dokumen: Istimewa
Muhammad Syamsudin - Peneliti Bidang Ekonomi Syariah, Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur | Dokumen: Istimewa

E-Money merupakan kependekan dari electronic money atau mata uang elektronik. Sementara itu cryptocurrency merupakan gabungan dari dua suku kata yang berbeda, yaitu cryptography (sandi kripto) dan currency (mata uang). Jadi, cryptocurrency adalah mata uang berbasis sandi kriptografi.

Banyak masyarakat yang belum mengetahui perbedaan kedua istilah itu dan dianggap sebagai sama saja. Secara keberadaannya, baik e-money maupun cryptocurrency memang bisa sama-sama ada dalam bentuk data digital / virtual. Namun, tahukah anda bahwa ternyata keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1023

E-Money
E-money atau mata uang elektronik, merupakan sebuah produk mata uang elektronik yang berbasis materi fisik berupa mata uang fisik (ma fi al-dzimmah). Contoh dari e-money ini adalah Kartu E-Tol, OVO,GoPay, Dana, dan lain-lain. Cirinya, adalah ada mata uang fisik yang dijadikan jaminan. Uang fisik itu merupakan mata uang resmi suatu negara dan ditaruh serta disimpan oleh pemilik e-money di perbankan tempat e-money itu diterbitkan.

Berita Menarik Lainnya:  Marak Pelecehan Seksual oleh Oknum di Pesantren, PWNU Jatim Angkat Bicara

Status mata uang yang ada di perbankan ini, secara fikih, dipandang sebagai 2, yaitu: (1) sebagai fisik yang dititipkan (wadiah yad al-amanah), dan (2) sebagai fisik yang diutangkan (wadiah yad al-dlamanah).

Jika, fisik uang yang dititipkan itu dipandang dari sudut pandang wadi’ah yad al-amanah (titip sebagai amanat), maka jaminan di balik e-money dipandang sebagai berjamin fisik.

Akan tetapi, jika fisik uang yang dititipkan di bank itu sebagai relasi akad wadiah yad al-dlamanah (titip fisik untuk dirusakkan namun disertai jaminan digantikan), maka jaminan di balik e-money dipandang sebagai berjamin utang.

Berita Menarik Lainnya:  Jangan Keliru! Ini Beda antara 5% dengan 5%-nya terhadap Pokok Pinjaman

Itu sebabnya, e-money disebut sebagai mal duyun (harta berjamin utang), padahal sejatinya juga bisa dipandang sebagai maal ‘uyun (harta berjamin fisik).

Namun, untuk istilah terakhiir ini jarang sekali dipergunakan karena fisik uang yang kembali kepada penabung, adalah bukan fisik yang disetorkan, melainkan sudah berganti fisik mata uang lainnya. Alhasil, yang berlaku adalah disebut maal duyun.

Cryptocurrency

Sebagaimana telah didefinisikan di muka, bahwa cryptocurrency adalah mata uang berbasis kriptografi. Kriptografinya diperoleh dari hasil melakukan penambangan (mining) dengan menggunakan alat yang disebut minner. Legalitas asetnya (di mata Platform penerbit) adalah apabila kriptografi tersebut telah dienkripsi di dalam rantai blok yang kemudian dikenal dengan istilah blockchain. Dengan kata lain, cryptocurrency bisa disebut juga sebagai mata uang berbahan dasar kriptografi yang telah dienkripsi di rantai blok.

Ada 2 jenis cryptocurrency, antara lain cryptocurrency tak berjamin aset, dan crypptography berjamin aset. Cryptocurrency yang tak berjamin aset misalnya adalah Bitcoin. Cryptocurrency yang berjamin aset misalnya adalah sebagian dari Etherium, dan secara umum adalah Tether.

Berita Menarik Lainnya:  Bursa Cryptocurrency Hukumnya Haram Syar’an

Cryptography yang berjamin aset sendiri dibedakan menjadi 2 berdasarkan ketersediaan asetnya. Tether adalah cryptocurrency yang berjamin aset dolar Amerika (USD), dengan fisik mata uang dolarnya disiapkan oleh Platform Penerbitnya sendiri.

Sementara itu Etherium, merupakan cryptocurrency yang berjamin aset, namun asetnya berupa fisik digital sebuah karya seni yang disediakan oleh penambang sendiri.

Itulah perbedaan antara e-money dan cryptocurrency. Secara hukum, perbedaan keduanya dapat berimbas pada perbedaan dalam hukumnya. Bagaimana perbedaan itu terjadi, tunggu di ulasan-ulasan mendatang! Wallahu a’lam bi al-shawab

*) Muhammad Syamsudin – Peneliti Bidang Ekonomi Syariah – Aswaja NU Center PWNU Jatim

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *