Dor, M Tewas Ditembak di Arena Sabung Ayam Bangkalan

Sabung Ayam
Foto Korban,saat tersungkur di arena sabung ayam

BERITABANGSA.COM-BANGKALAN – M, 50 tahun, warga Desa Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, meregang nyawa setelah dua peluru menembus punggung dan kepalanya.

Ironisnya, M, ditembak orang tak dikenal di arena sabung ayam, tepatnya di Desa Lantek Barat Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (12/10/2022)

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Tawari Polisi Rokok, Sopir Truk Ditangkap Jualan Sabu
banner 1024x1453

Video tewasnya M ini sempat viral di media sosial. Tampak, korban tersungkur akibat luka tembakan di bagian punggungnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono membenarkan, adanya peristiwa penembakan di Desa Lentek Barat, Galis tersebut. Korban berinisial M, jadi sasaran penembakan.

Kapolres memaparkan, berdasarkan hasil autopsi, korban ditemukan ada dua luka tembak di punggungnya dan tembus ke bagian kepala, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Berita Menarik Lainnya:  Tim Macan Ringkus Pemuda Asal Pasuruan, Pemangsa Harta Majikan

“Ada peluru yang bersarang di kepalanya, sehingga itu yang membuat korban meninggal dunia,” tutur Kapolres Wiwit, saat di wawancarai di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Selain itu, dia menemukan proyektil di tempat kejadian perkara (TKP), sehingga kata dia, ada kemungkinan pelaku melakukan sampai tiga kali tembakan terhadap korban, namun satunya terpeleset.

“Kemungkinannya, si pelaku ini melakukan tiga kali tembakan, satu dia ke arah atas di bagian kepala dan satunya di bagian punggung,” lanjutnya.

Berita Menarik Lainnya:  Penasihat Hukum Tubagus Joddy: JPU "Ngawur" Beri Tuntutan

Langkah selanjutnya Kapolres mengaku masih akan mendalami motif dari peristiwa penembakan tersebut. “Tersangka masih kita dalami siap, dan motifnya masih kita dalami juga,” tutupnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *