Diduga Peras Berdalih Biaya ADV, Dua Oknum Wartawan Diringkus Polisi

Sejumlah barang bukti yang kedapatan tertangkap tangan
Sejumlah barang bukti yang kedapatan tertangkap tangan

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO- Dua orang oknum wartawan di Bondowoso diringkus polisi, Senin (14/2/2022). Keduanya tertangkap tangan karena diduga melakukan pemerasan berdalih untuk biaya pembayaran ‘Advertorial’ terhadap seorang Kepala di SDN Sumber Wringin 2.

Kepala Kepolisian Resort Bondowoso, Ajun Komisaris Besar Polisi Herman Priyanto, mengatakan, dua orang itu berinisial FR dan RS, yang diduga meminta uang Rp5 juta untuk menghapus pemberitaan di nusantara-post.com dan indopers.net.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Simpan Sabu di Lemari Yuni Ditangkap Polisi, Tattu DPO
banner 1024x1453

“Pemberitaan yang dimaksud, terkait dugaan pungutan yang disebut memunculkan adanya keluhan wali murid perihal ketidakjelasan masalah Program Indonesia Pintar,” tutur Kapolres, Rabu (16/2/2022).

Menurut Kapolres Herman, kedua tersangka meminta uang kepada korban untuk membayar iklan sebesar Rp5 juta. Namun, apabila korban tidak membayar kedua tersangka mengancam korban.

“Tersangka mengancam dengan membuat berita dan akan dipublikasian melalui media,” ucap mantan Kasat Shabara Polrestabes Surabaya itu.

Awalnya kedua pelaku, kata Kapolres Herman, kedua tersangka meminta uang Rp5 juta pada 8 Februari 2022 lalu. Namun, karena korban tak memiliki uang, maka kedua oknum wartawan itu pun menayangkan pemberitaan di dua medianya.

Berita Menarik Lainnya:  Komisi A Angkat Bicara Soal Kades Kriminal

Setelah itu, ke dua pelaku yang merupakan warga Desa Taal, Kecamatan Tapen, dan Desa Rejoagung, Kecamatan Sumber Wringin itu, kembali menemui korban.

“Pertemuan ke dua ini, kedua oknum wartawan ini meminta uang senilai Rp 20 juta, untuk menghapus pemberitaannya,” tutur Kapolres.

Namun, lanjut Kapolres Herman, korban kembali menolak membayar uang sebesar itu. Setelah ditolak oleh korban, maka permintaan nilai uang yang diminta pun kembali ke permintaan awal Rp5 juta.

“Karena korban merasa diancam dan ketakutan, selanjutnya korban melakukan pembayaran uang senilai Rp.5 juta,” ujarnya.

Saat pembayaran itulah, kata Kapolres Herman, tim dari Kepolisian melakukan tangkap tangan terhadap pelaku.

Berita Menarik Lainnya:  Awas ! Curanmor Menggila di Surabaya, Ipul Dihajar Massa

“Mereka ditangkap di warung nasi padang Desa Sumber Gading Kecamatan Sumber Wringin,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Bowo, mengatakan, bahwa dua oknum wartawan ini berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolres Bondowoso untuk diproses hukum.

“Kita amankan barang bukti selain uang tunai Rp5 juta, juga ada delapan buah ID card,” katanya.

Akibat perbuatan itu, kata Agung, kedua pelaku sendiri disangkakan pasal 368 subsider pasal 369 KUHP.

“Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara,” pungkasnya.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *