Kecamatan Sumber Wringin Bondowoso Borong Juara di FKN

Juara FKN
Camat Sumber Wringin, Probo Nugroho, bersama tim saat meraih penghargaan di FKN ke 5

BERITABANGSA.COM-BONDOWOSO – Festival Kopi Nusantara (FKN) 2022 tak hanya menampilkan atraksi budaya, musik keroncong, dan pameran kopi pelaku UMKM, selama tiga hari sejak Sabtu (26/11/2022).

Namun, diwarnai aneka perlombaan terkait kopi. Seperti lomba cita rasa kopi kategori Arabika dan Robusta, lomba Cup Tester, dan Manual Brew Competition.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Indeks Literasi Keuangan Jatim 2022 Lampaui Target Nasional, Ini Angkanya
banner 1024x1453

Menariknya, Kecamatan Sumber Wringin menjadi satu-satunya wilayah di Bondowoso yang memborong mayoritas juara.

Seperti dalam lomba cita rasa kopi untuk kategori Arabika, dari juara I, II, III, dan harapan I, dan II, pun semua dimenangkan oleh perwakilan Kecamatan Sumber Wringin.

Yakni secara berurutan, Desa Sukorejo, Kampung Kopi Kluncing, Kampung Kopi Kluncing, Desa Rejo Agung, dan Desa Rejo Agung.

Termasuk untuk lomba cita rasa kopi kategori robusta, juara I, II, dan III, secara berurutan berhasil diraih oleh Kampung Kopi Kluncing, Desa Rejoagung, dan Kampung Kopi Kluncing.

Berita Menarik Lainnya:  Industri Bioetanol Tebu Jatim Jadi Upaya Strategis Kembangkan EBT

Sementara juara favorit I dan II dalam acara FKN tersebut, berhasil diraih oleh Kabupaten Temanggung, dan Jombang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bondowoso, Bambang Soekwanto, memberikan apresiasi atas perolehan prestasi ini.

Karena, memang disebutkan bahwa grade kopi Sumber Wringin paling tinggi.

“Dan salah satunya memang, hasil pendataan dari Puslit Koka, grade yang paling tinggi memang Sumber Wringin sampai delapan lebih,” urainya.

Berita Menarik Lainnya:  Ning Lia Ajak Para Pelaku UMKM di Bondowoso Pintar Bermitra

Sementara itu, Camat Sumber Wringin, Probo Nugroho mengaku sangat bersyukur cita rasa kopi yang dihasilkan di tanah Sumber Wringin mampu menghipnotis semua orang.

“Alhamdulillah, berarti cita rasa Sumber Wringin ini layak untuk mendunia,” urainya.

Ke depan, pihaknya akan terus menjaga kualitas dan kuantitas kopi di wilayahnya melalui Bumdes Bersama (BumdesMa).

“Kualitas dan kuantitas akan kami jaga ke depannya,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *