PPKM Diperpanjang, Polres Jombang Gelar Operasi Skala Besar

Keterangan foto : Petugas gabungan operasi skala besar saat menyasar ke tempat kafe di Jombang.

Beritabangsa.com, Jombang – Meskipun level PPKM di Jombang mengalami penurunan, Pemerintah terus memperpanjang jangka waktu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 4 Oktober 2021 mendatang.

Selain menyasar ke tempat yang masih berpotensi kerumunan, Polres Jombang bersama tim gabungan gelar operasi skala besar yang juga menyasar ke tempat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jombang.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

AKP Moch Mukid pemimpin dalam operasi gabungan tersebut menyampaikan bahwa, dilakukan pemantauan ke lapas Jombang bertujuan untuk bersinergi. Dalam sinergi tersebut dikatakan menyoal menindaklanjuti kejadian kebakaran di Lapas Tanggerang.

Berita Menarik Lainnya:  Korcam Jambangan LPM Suramadu Sinergi dengan Tiga Pilar

“Iya, jadi meskipun PPKM di Jombang ini sudah level 1, tapi operasi ini tetap terus kami lakukan. Untuk sasaran operasi skala besar ini kami juga mengecek kapasitas ruangan di lapas Jombang. Kami bersinergi dengan Kalapas Jombang untuk menindaklanjuti kejadian kebakaran di lapas Tanggerang itu,” ujarnya kepada Beritabangsa.com, Kamis (23/9/2021).

Hasil dari pengecekan tersebut, AKP Moch Mukid menyampaikan bahwa keadaan kapasitas di lapas tersebut masih normal.

Sementara pihaknya tetap memastikan, jikalau terdapat sesuatu atau kejadian setempat, dirinya bisa membantu dengan cepat.

“Hasil pengecekan tadi normal dan memang juga perlu penambahan pengamanan dari kami. Ya pada intinya kami bersinergi dengan Kalapas untuk mewujudkan Jombang tetap aman,” terangnya.

Berita Menarik Lainnya:  Koramil 0820/25 Krucil Tegakan Prokes di Pasar

Selain itu, sejumlah petugas gabungan yang meliputi Polri, TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan itu juga menyasar ke beberapa titik yang seringkali terpantau terjadi kerumunan. Seperti di kafe maupun angkringan di wilayah Kabupaten Jombang.

“Setelah dari lapas, kami bersama tim gabungan langsung mengarah ke kafe dan disitu kami memantau penerapan protokol kesehatan setempat dan kami juga memberikan sosialisasi terkait prokes kepada pengelola kafe itu. Selain itu, kami juga memberikan masker kepada pengunjung kafe,” tuturnya.

Tak hanya imbauan saja, karena ditemukan cukup berkerumun pada sejumlah pelanggan di salah satu angkringan di Desa Keras, Kecamatan Diwek. Mereka diberikan sanksi.

Berita Menarik Lainnya:  Khofifah Optimis Sentra Batik Tulis Tenun Gedog Tuban Jadi Desa Devisa

“Seperti tadi yang kami temukan ada pelanggan yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan tidak memakai masker, maka kami berikan sanksi sosial yaitu push up dan kami bagikan masker. Sama dengan yang kami sanksi terhadap salah seorang di kawasan makam Gus Dur itu,” katanya.

Sementara setelah dilakukan operasi skala besar, Polres Jombang tetap berharap meskipun sudah melakukan vaksinasi Covid-19, masyarakat tidak harus lupa menerapkan 5M.

“Meskipun sudah vaksin ataupun sudah pakai masker, setiap keluar dari rumah tidak lupa menerapkan 5M. Diantaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas. Semoga Covid-19 segera selesai dan kembali normal,” pungkasnya.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *