Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo Nasution Sampaikan Duka Cita Korban Gempa Cianjur

Gempa
Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Haris Nasution sampaikan Duka cita atas gempa yang terjadi di Cianjur

BERITABANGSA.COM – PROBOLINGGO – Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Haris Nasution menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022).

Nasution, sapaan akrabnya juga ikut merasakan atas musibah yang membuat sejumlah kerusakan bangunan. Pihaknya berharap korban jiwa gempa mendapat tempat mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Tangkal PMK, Pemkab Jombang Sidak Pasar Hewan
banner 1024x1453

“Atas nama pribadi dan pimpinan DPRD Kota Probolinggo saya ikut berduka cita atas musibah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Semoga para korban jiwa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan baik itu iman maupun kesabaran, serta terhadap para korban luka semoga cepat diberi kesembuhan. Aamiin,” kata Nasution, sapaan akrabnya.

Ia yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo itu juga mengajak kader banteng untuk ikut mendoakan para korban. Hal ini sebagai bentuk empati atas apa yang dirasakan saudara di Cianjur.

Berita Menarik Lainnya:  Puluhan Orang Tertipu Penyalur TKI di Jombang, Gagal Berangkat ke Luar Negeri

“Tentu kami sangat sedih dan ikut merasakan, semua kader PDI Perjuangan juga ikut merasakan. Semoga ini cepat berlalu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur, Jawa Barat terjadi pada hari Senin tepatnya pukul 13.21 WIB. Gempa yang terjadi pada kedalaman 10 kilometer, dengan koordinat 6.84 Lintang Selatan -107.05 Bujur Timur itu terasa hingga Jakarta.

Gempa tersebut, tak hanya membuat sejumlah bangunan rusak. Namun, juga menimbulkan korban jiwa.

Berita Menarik Lainnya:  Wow! Ponpes Manbaul Hikam Juarai Liga Santri PSSI Piala Kasad 2022 Korem 084/BJ

Berdasarkan data BNPB, ada 46 orang meninggal dunia dan 700-an orang terluka. Hal ini disampaikan Kepala BNPB Suharyanto saat konferensi pers via Zoom bersama BMKG, Senin (21/11/2022).

“Sekarang sudah ada 46 orang yang meninggal dunia dan sudah ada di RSUD Kabupaten Cianjur, dan kurang lebih 700-an orang luka-luka,” jelasnya.

Banyaknya korban meninggal dunia lantaran kondisi rumah-rumah di Cianjur yang tidak tahan gempa. Selain itu, gempa terjadi di siang hari.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *