Serangan Jantung Menyerang, Sopir Truk Meregang Nyawa di Trotoar

korban (sopir truk) saat tergeletak di komplek pergudangan jalan Tanjungsari karena serangan jantung
korban (sopir truk) saat tergeletak di komplek pergudangan jalan Tanjungsari karena serangan jantung

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Diduga akibat serangan jantung seorang laki-laki yang berprofesi sebagai sopir truk, tergeletak menghembuskan nafas terakhirnya di trotoar Komplek Pergudangan Jalan Tanjung Sari Nomer 40 Surabaya. pada Kamis (10/3/2022), pukul 08.00 WIB.

Kepala Kepolisian Sektor Sukomanunggal Komisaris Polisi Esti Setija Oetami menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi mata bernama Ismujianto, 53 tahun, korban awalnya berhenti dan memarkirkan mobilnya di pinggir jalan. Korban lalu berjalan ke trotoar, sambil menepuk-nepuk dadanya kemudian dan tak lama kemudian ia tergeletak, setelah dicek oleh Ismujianto korban sudah meninggal dunia.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Tak Terbukti Tabrak Pemotor, Sopir Truk asal Gempol Divonis Bebas
banner 1024x1453

“Dari dompet korban didapati kartu identitas atas nama Joko Ismono 47 tahun, warga Desa Pelumpang RT/RW 16/4 Penambangan Balong Bendo Sidoarjo. Korban membawa kartu pengenal jadi kami mudah untuk mencari tahu dan menghubungi keluarga korban,” kata Esti kepada beritabangsa.com, Kamis (10/3/2022).

Sementara warga lain bernama Abdulrokim, 35 tahun, teman korban langsung melaporkan ke pos sekuriti kemudian diteruskan ke Kepolisian Sektor Sukomanunggal. Petugas kemudian langsung mendatangi tempat kejadian perkara .

Berita Menarik Lainnya:  HKTI Bondowoso: Misi Kemanusian Harus Terus Dilakukan Untuk Memulihkan Kondisi Korban Banjir

Berdasarkan keterangan dari adik korban, Pujo Subakti, sudah dua tahun kakak saya memiliki sakit jantung. sempat dioperasi dan dipasang ring di jantung.

“Dari keterangan Pujo Subakti, sebelumnya korban sudah memiliki penyakit jantung dan pernah dirawat di RS Ibnu Sina Gresik,” jelas Esti.

Esti menuturkan, Ismujianto (Sopir Truk) meninggal diduga karena terkena serangan jantung. Pihak keluarga meminta tidak perlu ada autopsi dan langsung membawa pulang jenazah kakaknya ke rumah duka untuk langsung dimakamkan.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *