Pamit Car Free Day Pulang Jadi Mayat

Petugas Polsek Wonokromo, BPBD dan Sar saat evakuasi korban di TKP, Petugas menemukan korban sudah tak bernyawa, Minggu (2/2/2022) | Foto: Mawardi
Petugas Polsek Wonokromo, BPBD dan Sar saat evakuasi korban di TKP, Petugas menemukan korban sudah tak bernyawa, Minggu (2/2/2022) | Foto: Mawardi

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Seorang pelajar SMP dr Soetomo, kelas IX tewas tenggelam di Sungai Ngagel Kota Surabaya. Pamit ke ibunya melihat Car Free Day, pulangnya malah jadi mayat, Minggu (2/2/2022).

Sekira pukul 11.00 WIB korban dicari keluarganya setelah pamit pergi ke Car Free Day tidak kunjung pulang, belakangan malah ditemukan di sungai.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Dia tewas tenggelam di sungai
Jl. Ngagel No. 213 (Depan Cafe D’OAK) Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo Surabaya

Berita Menarik Lainnya:  Awal 2023 Kapolda Jawa Timur Beri Penghargaan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

Firman (16) pelajar kelas IX SMP dr Soetomo Surabaya, warga Jalan Bendul Merisi Gang 03 No. 05 Kelurahan Bendul Merisi, Kecamatan Wonocolo Surabaya ini kali pertama ditemukan Faisol, 29 tahun, warga Jl. Gemblongan Gang 05 No. 12 RT.05 RW.11 Kelurahan Alun – alun Contong Kecamatan Bubutan Surabaya sudah tak bernyawa.

Informasi Media ini, sekira Minggu (2/2/2022) pukul 05.30 WIB, orang tua korban mengatakan korban pamit pergi ke Car Free Day.

Korban mengajak adik kandungnya. Lalu sekira pukul 11.00 WIB ibu korban berusaha mencari karena keduanya tidak kunjung pulang.

Sejurus kemudian adik korban menelpon kepada ibunya, untuk datang ke sungai di Jalan Ngagel. Adik korban mengatakan kakaknya tenggelam di sungai itu.

Berita Menarik Lainnya:  Miris! Kabel Listrik PLN Dibiarkan Berserakan di Tanah

Sontak ibu korban kaget bukan main. Emosionalnya bergolak hebat dan mendatangi lokasi.

Betapa pilunya ketika mendapati anaknya masih dilakukan pencarian. Begitu ditemukan ibu korban pingsan. Anaknya sudah tak bernyawa lagi.

Sebelumnya, kasus itu telah dilaporkan warga ke piket Reskrim Polsek Wonokromo dan diteruskan ke petugas Inafis.

“Barulah petugas datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara ,” ujar Kapolsek Wonokromo, Ajun Komisaris Polisi Rini Pamungkas.

Dalam penjelasannya, korban berhasil ditemukan sekira pukul 12.09 WIB dengan jarak 30 meter dari tempat kejadian perkara.

Berita Menarik Lainnya:  Rumah Duka Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni Dihadiri Para Tokoh Jatim

“Saat ditemukan kondisi korban dari mulut keluar busa,” ujar petugas.

Dari sejumlah barang bukti celana dalam, dan celana kolor, korban ditemukan posisi telanjang dada.

Kepala Kepolisian Sektor Wonokromo, Ajun Komisaris Polisi Rini Pamungkas, mengatakan setelah dilakukan olah TKP dapat disimpulkan sementara bahwa korban meninggal dunia dikarenakan tidak bisa berenang.

“Sehingga korban tidak bisa mengatur pernafasan hingga korban tenggelam, serta tidak ada tanda-tanda kekerasan / benda tumpul yang mengenai tubuh korban,” ujarnya.

Untuk selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum et repertum luar.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 600x310

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *