Anggota DPR RI Kecam Aksi Represif Oknum Polisi Pamekasan Kepada Aktivis PMII

Surabaya, Beritabangsa.com – Aksi represif yang dilakukan oknum kepolisian Pamekasan terhadap demonstrasi mahasiswa aktivis PMII Pamekasan yang menumbangkam satu massa aksi mendapatkan kecaman dari salah satu anggota DPR RI, Slamet Ariyadi.

Menurutnya, tindakan oknum aparat yang menyebabkan aktivis PMII terluka dibagian kepala hingga dilarikan ke rumah sakit itu, harus diusut tuntas.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Sosialisasi 4 Pilar, DPR RI Slamet Ariyadi Dorong Mahasiswa dan Santri Perkuat Jiwa Nasionalis
banner 1024x1453

Saya meminta itu harus diusut tuntas kasus kekerasan pada aktivis PMII Pamekasan,” kata mantan aktivis PMII Universitas Trunojoyo Madura itu, Kamis (25/6/2020).

Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Madura tersebut, meminta agar oknum polisi yang melakukan kekerasan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Oknum Polisi yang melakukan kekerasan kepada Kader PMII Pamekasan itu harus ditindak tegas,” tambah anggota legislatif dari Fraksi PAN tersebut.

Berita Menarik Lainnya:  Duduk Perkara Jukir di Convention Hall, Dinas Sosial Tagih Rp 3 Ribu Sesuai Ketentuan

Diberitakan sebelumnya, Demonstrasi yang dilakukan oleh kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur tersebut, menuntut penutupan tambang galian C ilegal kepada Pemerintah Kabupaten.

Massa aksi melakukan orasi di depan Pendopo Ronggo Sukowati. Lantaran tak kunjung ditemui oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam, massa aksi kemudian merangsek masuk. Namun mereka dihadang oleh aparat keamanan yang sedang bertugas. Akhirnya kericuhan pun tidak dapat dibendung.

Berita Menarik Lainnya:  Komisi IV DPR RI Slamet Ariyadi Bersama Kementan Berikan Bimtek Kepada Petani di Sampang

Atas insiden bentrok antar PMII dengan pihak kepolisian, satu kader PMII Pamekasan harus dilarikan ke rumah sakit. Dia adalah Ketua Rayon Pasya IAIN Madura, bernama Ahmad Rofiqi.

Reporter : Ali Wafa

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 600x310

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *