Unusa Tandatangani Mou Dengan Dirjen Haki Kemenkumham

Beritabangsa.com, Surabaya – Universitas Nahdlatul Ulama’ Surabaya (Unusa) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Dirjen Haki Kemenkumham).

MoU tersebut diadakan di Bandung pada 2 Juni 2021. Kerja sama ini menyangkut tentang Pelindungan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual dan Technology and Innovation Support Centre (TISC).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Unusa Ambil Sumpah 22 Dokter Baru
banner 1024x1453

Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng mewakili Unusa dalam tanda tangan kerja sama di acara IP Sharing Experience bagi Sentra KI (Kekayaan Intelektual) yang digelar Dirjen Haki Kemenkumham.

TISC atau Pusat Dukungan Teknologi dan Inovasi merupakan salah satu kerja sama global yang diprakarsai oleh World Intellectual Property Organization (WIPO) dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM dalam rangka peningkatan permohonan paten dan komersialisasi kekayaan intelektual di negara-negara berkembang.

Berita Menarik Lainnya:  Lantik Kades Banyuwulu, Bupati Salwa Minta Optimalkan Pelayanan Publik

Terpilihnya Unusa melakukan kerja sama dengan Kemenkumham lantaran pada sejak tahun 2019 memiliki Sentra Hak Kekayaan Intelektual di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) untuk memfasilitasi civitas akademika dalam pemahaman pengajuan dan pengurusan HKI di Kemenkumham.

Sentra HKI Unusa juga telah menjadi anggota dari asosiasi sentra HKI Indonesia (ASKII). Ketua LPPM Unusa, Achmad Syafiuddin, S.Si., M.Phil., Ph.D menilai dengan kerja sama ini kedepannya Unusa melakukan langkah strategis dalam peningkatan permohonan paten yang merupakan hasil penelitian yang dimiliki oleh civitas akademika baik dosen maupun mahasiswa.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Jatim : Kepala Daerah Terpilih Harus Lebih Tingkatkan Kualitas SDM

“Jadi kami mendorong bidang 2 LPPM Unusa untuk terus meningkatkan permohonan paten dari hasil penelitian mahasiswa maupun dosen,” ungkapnya.

Reporter : Ali Wafa
Publisher : Maab

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *