Tolak Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun, DPC GMNI Probolinggo : Bukan Hal Urgent!

DPC GMNI
Ribuan Kades berunjuk rasa terkait usulan penambahan masa jabatan menjadi 9 tahun

BERITABANGSA.ID – PROBOLINGGO – Hari ini, ribuan Kepala Desa (Kades) tengah berunjuk rasa menuntut agar masa jabatan Kades diubah dari 6 tahun menjadi 9 tahun. Hal ini tentu menuai pro kontra, ada yang mendukung ada yang tidak.

Beberapa partai memastikan mendukung rencana penambahan masa jabatan Kades. Di antaranya Golkar, PDIP, PKB, PKS, dan Gerindra.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kasus Keracunan Podoroto Jombang, Polisi dan Dinkes Ambil Sampel
banner 1024x1453

Rencananya, jika disetujui usulan penambahan masa jabatan Kades menjadi 9 tahun akan dilakukan melalui revisi Undang-undang nomor 6 tahun 2014 lewat Prolegnas 2023.

Namun, tak sedikit yang menolak usulan tersebut, di antaranya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Probolinggo.

DPC GMNI Probolinggo menilai penambahan masa jabatan Kades menjadi 9 tahun merupakan kemunduran demokrasi. DPC GMNI Probolinggo menilai, usulan itu tidak mewakili kepentingan rakyat.

“Ini kemunduran demokrasi, bahkan kesannya tidak membawa kepentingan rakyat,” ujar Icha, salah satu pengurus DPC GMNI Probolinggo Selasa, (17/01/2023).

Berita Menarik Lainnya:  Ini Baksos Peduli Sesama Keluarga Bani Hasan Genggong, Tanaszaha dan ISNU

Lanjutnya, penambahan masa jabatan Kades menjadi 9 tahun merupakan hal yang tidak masuk di akal. Sebab, hal itu hanya sebatas untuk mengurangi persaingan politik.

“Dengan ditambahnya masa jabatan Kades menjadi 9 tahun, potensi terhadap terjadinya KKN tetap besar,” tegasnya.

Sementara itu, Affandi yang juga pengurus DPC GMNI Probolinggo menambahkan, rencana penambahan masa jabatan Kades menjadi 9 tahun bukanlah hal yang sifatnya ‘urgent’.

Berita Menarik Lainnya:  Ratusan Orang Antarkan Nyai Lily Wahid Hingga Peristirahatan Terakhir di Tebuireng Jombang

“Ada hal lain yang jauh lebih penting misalnya soal kemiskinan, infrastruktur jalan maupun masalah pengangguran, ” ulasnya.

Lebih jauh, Affandi menilai rencana masa jabatan Kades menjadi 9 tahun, membuat subur dinasti yang cenderung ingin mempertahankan kekuasaan.

Diketahui, di Kabupaten Probolinggo sendiri ada sebanyak 152 Kades yang berangkat ke Jakarta. Sama dengan daerah lain, mereka meminta masa jabatan Kades diubah dari 6 tahun menjadi 9 tahun.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *