Tak Ber KTP, RSI Siti Hajar Tetap Layani Pasien dengan Baik

RSI Siti Hajar
Wakil Direktur RSI Siti Hajar Alvi Rosidah di Dampingi Humas RSI dan Ibu Pasien Penderita Gizi Buruk Saat Memberikan Penjelasan Kondisi Kesehatan Balita Kepada Wartawan.

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO – Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar tetap memberikan layanan fasilitas kesehatan bagi pasien tanpa identitas di Sidoarjoœ.

Diketahui sebelumnya balita 8 bulan bernama Nando terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Islam Siti Hajar oleh Arnida -ibu kandungnya- karena menderita Kwashiorkor atau kondisi balita kekurangan gizi.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Awal mula, Arnida menceritakan dia sempat mengalami kesulitan membayar biaya administrasi. Karena alasan ekonomi akibat tidak bekerja sementara harus menghidupi keempat anaknya dengan ngamen.

Berita Menarik Lainnya:  Hari Air Sedunia, Jatim Tanam Pohon Massal dan Tebar Bibit Ikan

Tidak hanya itu, ia juga tidak memiliki identitas yang bisa ditunjukkan ke RSI karena ditahan sebuah klinik di Sidoarjo saat melahirkan balita Nando beberapa bulan lalu.

Berdasar data dari RSI Siti Hajar, pihak RS mencatat bahwa bayi Nando masuk dan diterima pada Kamis (31/3/2022).

Pihak RSI Siti Hajar sebenarnya sudah membolehkan Nando pulang, namun dengan keterbatasan biaya dari keluarga yang belum bisa melunasi administrasi, maka Nando belum diperkenankan pulang dan melanjutkan perawatan hingga sembuh total.

Wakil Direktur RSI Siti Hajar, Alvi Rosidah, mengatakan pihaknya menepis isu yang santer di masyarakat soal penahanan pasien balita Nando.

Berita Menarik Lainnya:  Mahasiswa Asing Asal Temor Leste Ikuti Vaksinasi di Kampus ITS

“Kami jelaskan lagi, bahwa anak Nando baru boleh pulang hari ini, jadi tidak ada unsur penahanan pasien. Kami di sini, jika ada pasien yang tertahan terkait administrasi maka akan kami carikan jalan keluar secara kekeluargaan dan mencari solusi bersama,” terang Alvi Rosidah.

Alvi juga menegaskan pihak RSI Siti Hajar di bawah naungan Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo dan Pimpinan Cabang Muslimat NU Sidoarjo telah memberikan jalan keluar berupa keringan untuk balita penderita kwashiorkor ini.

Berita Menarik Lainnya:  Gandeng Lazisnu, MWCNU Kenjeran: Kedepannya Bukan Hanya Pengobatan Gratis

“Seluruh PCNU dan PC Muslimat NU Sidoarjo siap membantu keringanan adik Nando. Kami selalu koordinasi dengan Dinas Sosial Sidoarjo, Insyaallah selesai hari ini,” paparnya.

Berdasar informasi dari pihak RSI Siti Hajar total biaya balita Nando adalah Rp. 5.100.000 telau dibantu oleh PCNU-PC Muslimat melalui LazizNU Sidoarjo.

Sementara itu, Arnida tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada pihak RSI Siti Hajar karena telah membantu biaya perawatan anak ke-4nya.

“Saya ucapkan banyak sekali terimakasih atas bantuan dari RSI, karenas sudah membantu anak saya dari awal sampai akhir,” tutupnya sambil menangis.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *