JDC Gelar Jumat Berkah, Keterbatasan Bukan Masalah

JDC Gelar Jumat Berkah, Keterbatasan Bukan Masalah
JDC Gelar Jumat Berkah, Keterbatasan Bukan Masalah.

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Slogan ” iso gak iso, kudu iso” (Bisa tidak bisa, harus bisa), terpatri dalam jiwa anggota Jogoboyo Disability Center (JDC). Hal ini diwujudkan dalam aksi berbagi di masa pandemi pada Jumat (18/03/2022), di seputar Taman Bungkul, Surabaya.

Aksi bertajuk Jumat Berkah ini dilakukan, agar mindset masyarakat terhadap penyandang disabilitas tidak dipandang remeh, dan hal itu mereka buktikan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, salah satunya aksi Jumat berkah.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Menurut Ketua Jogoboyo Disability Center, Suntoro Dani mengatakan bahwa aksi tersebut murni dilakukan oleh mereka yang menyandang disabilitas untuk masyarakat umum. Baginya, keterbatasan yang dialami bukan kendala untuk berbuat baik untuk sesama.

Berita Menarik Lainnya:  Oknum Jaksa Bojonegoro Diringkus Polisi di Jombang, Diduga Sodomi Pelajar

“Kita tidak ingin bahwa disabilitas menjadi penghalang untuk berbuat baik. Kita juga mampu untuk melalukan apa yang dilakukan oleh mereka yang normal. Berbuat kebaikan tidak harus terhalang dengan kondisi disabilitas,” ungkap Suntoro Dani yang menyandang disabilitas tuna daksa.

Selain itu, menurut aktivis disabilitas nasional tersebut, bahwa kesan yang ada bahwa mereka yang disabilitas adalah objek penerima atau pihak yang harus dikasihi. Hal tersebut tidak seluruhnya benar. Dikatakannya, ia dan rekan-rekannya pun mampu menggalang bantuan untuk disalurkan.

Suntoro Adi menambahkan bahwa disabilitas juga bisa menjadi subyek. Dan ini harus dikumandangkan agar disabilitas mempunyai semangat untuk mandiri.

Berita Menarik Lainnya:  DPRD Jatim Dukung Porwanas XII 2022 di Malang Raya

“Jangan selalu menempatkan kaum disabilitas sebagai objek tapi kita juga bisa menjadi subyek untuk kebaikan bagi sesama. Dan semoga ini bisa menginspirasi teman disabilitas lain untuk mandiri,” lanjut Sundoro yang juga berkarya sebagai staf notaris di Surabaya.

Ke depan Jogoboyo Disability Care akan lebih aktif lagi untuk berbagi dengan masyarakat. Sundoro juga menyampaikan bahwa target lain yang ingin dicapai adalah vaksinasi untuk semua masyarakat disabilitas di Surabaya.

“Kita akan juga memperjuangkan teman teman disabilitas lainnya untuk mendapatkan vaksin. Agar mereka juga merasa aman ditengah kondisi pandemi Covid- 19,” tukasnya.

Sementara itu seniman senior Surabaya Djadi Galajapo mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Jogoboyo Disability Center. Menurut Djadi, apa yang dilakukan oleh kelompok disabilitas tersebut bisa menggugah semangat yang lain agar tetap tegar dan tidak mengeluhkan keadaan. Karena pada dasarnya semua sama berada dalam kondisi sulit.

Berita Menarik Lainnya:  Anies Baswedan Ziarah ke Makam Ponpes Genggong Probolinggo

“Apa yang dilakukan mereka yang mengalami disabilitas bisa menyadarkan kita, agar tidak selalu mengeluh atau sambatan. Saatnya bangkit dan tetap semangat. Kalau yang disabilitas saja bisa, mosok sing normal gresulo ae,” pungkas Abah Djadi panggilan akrab Djadi Galajapo.

JDC merupakan sayap organisasi dari ormas Arek Jogoboyo, mereka berharap kegiatan ini bisa menginspirasi banyak orang, optimis adalah modal utama bagi mereka untuk bisa berbuat dan bermanfaat bagi banyak orang.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *