Hingga Februari, PAD Kabupaten Probolinggo Sektor Pajak Capai 11, 85%

Hingga Februari, PAD Kabupaten Probolinggo Sektor Pajak Capai 11, 85%
Pemkab Probolinggo capai 11,85% pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak. (foto : Kantor Pemkab Probolinggo)

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO – Hingga 24 Februari 2022, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah Kabupaten Probolinggo sudah mencapai 11,85% atau sebesar Rp 7.799.312.615. Dengan target 15%, Pemkab Probolinggo terus menggenjot target memulai intensifikasi pajak dan sistem online.

“Alhamdulillah, realisasi PAD untuk sektor pajak daerah sudah tercapai 11,85% atau Rp 7.799.312.615. Sementara target capaian untuk triwulan 1 sebesar 15% dari target 65.767.141.000,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Dewi Korina melalui Kepala Bidang Pendapatan Ofie Agustin.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Tinjau Lokasi Ritual di Pantai Payangan, Gubernur Khofifah Temui Saladin
banner 1024x1023

Menurut Ofie, untuk pajak daerah ini mencakup 10 jenis pajak meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir, pajak air bawah tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), BPHTB dan pajak mineral bukan logam.

Rincian pajak tersebut adalah pajak hotel mencapai Rp 112.058.499, pajak restoran mencapai Rp 341.125.993, pajak hiburan mencapai Rp 8.660.964, pajak reklame mencapai Rp 72.008.250, pajak penerangan jalan mencapai Rp 5.090.776.579.

Berita Menarik Lainnya:  Kumpulkan Pengurus dan Kader di Surabaya, PSI Pastikan Kemenangan Eri Cahyadi

“Sementara, pajak parkir mencapai Rp 5.073.000, pajak air bawah tanah mencapai Rp 90.064.755, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai Rp 133.611.125, BPHTB mencapai Rp 1.905.558.450 dan pajak mineral bukan logam mencapai Rp 40.375.000,” jelasnya.

Pihaknya menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, strategi yang dilakukan melalui intensifikasi pajak daerah dan sistem pembayaran online atau elektronik demi mempermudah pembayaran dan penagihan pajak.

“Hingga kini, 4 dari 10 jenis pajak daerah ini sudah mencapai target perolehan sebesar 15% dari total target tahun 2022 di triwulan 1. Yakni, pajak hotel, pajak hiburan, pajak penerangan jalan, pajak air bawah tanah dan BPHTB. Kita optimis pertengahan bulan Maret 2022 target 15% akan tercapai,” ulasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Syarat ADD Cair, Lunasi PBB Minimal 60 Persen, Kades Mengeluh

Lebih lanjut Ofie menjelaskan pajak daerah ini merupakan salah satu penyumbang PAD Kabupaten Probolinggo. Nantinya pajak daerah ini digunakan untuk pembangunan daerah serta kemandirian fiskal yang sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Kita berharap masyarakat sebagai wajib pajak sadar bahwa pajak membayar sebelum jatuh tempo merupakan peran aktif dalam membantu peningkatan PAD Kabuapetn Probolinggo menuju kemandirian fiskal sehingga lebih banyak pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *