Gubernur Jatim Itu M Noer, Selanjutnya Itu Penerusnya

Khofifah
Gubernur Khofifah saat Ziarah ke Makam Raden Panji Haji Mohammad Noer, Gubernur Jawa Timur periode 1967-1976.

BERITABANGSA.COM-SAMPANG– M Noer atau lengkapnya Raden Panji Haji Mohammad Noer, adalah Gubernur Jawa Timur periode 1967-1976. Gubernur yang dikenal dengan filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu, ini dimakamkan di Kampung Morkompah, Kabupaten Sampang, Madura.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, salah satu pengagum sosok Gubernur ke-7 Jawa Timur tersebut.
Terutama karena sosok RPH M Noer diketahui memegang teguh semangat ‘Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu’ atau membuat rakyat kecil ikut bahagia.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Hal tersebut membuat sosok RPM Moch Noer sangat dicintai oleh masyarakatnya.

“Orang-orang Jawa Timur yang ada di Jatim atau yang sedang merantau di luar Jatim pun kalau ditanya siapa Gubernur Jawa Timur menjawabnya adalah, Haji Muhammad Noer. Selebihnya adalah penerusnya. Beliau ini sangat melekat di hati rakyat,” kata Khofifah.

Berita Menarik Lainnya:  Polda Jatim Tangani Dugaan Penggelapan BBM Ribuan Ton dengan 17 Tersangka

“Kalau kita lihat di prasasti yang ada di dekat pusara beliau, semangat beliau adalah Agawe Wong Cilik Melu Gumuyu. Luar biasa sekali filosofi beliau, memperjuangkan bagaimana wong cilik bisa ikut bahagia,” ungkapnya.

Filosofi tersebut dikatakan Gubernur Khofifah layak untuk diteladani dan dilanjutkan semangatnya untuk membahagiakan dan menyejahterakan masyarakat kecil.

Untuk itu, seusai melakukan ziarah kali ini, Gubernur Khofifah juga membagikan sembako, zakat produktif bagi pelaku usaha ultra mikro, serta pembebasan pajak kendaraan bermotor bagi ojol dan angkot. Menurutnya hal ini juga merupakan bentuk meneladani perjuangan RPM M Noer.

“Pikiran-pikiran melayani dan mensejahterakan masyarakat kecil dari seorang Gubernur M Noer itu sesuatu yang harus kita ikuti dari kita lanjutkan. Tadi juga ada pembagian sembako ke para tukang becak di depan. Ayo kita sama-sama ke depannya meneladani hal ini, maka Insyaallah akan ada peningkatan kesejahteraan untuk masyarakat yang kurang mampu,” ajak Khofifah.

Berita Menarik Lainnya:  Tasyakuran, Nelayan dan Petik Laut di Sendang Biru

Tak hanya itu Mantan Menteri Sosial itu pun mengajak masyarakat yang mampu di mana pun, bukan hanya Jatim, untuk senantiasa menunjukkan kepedulian terhadap sesama agar kesejahteraan dapat diwujudkan.

“Jadi masyarakat yang mampu diharapkan bisa turut memberikan penguatan kesejahteraan bagi yang kurang mampu. Saya rasa ini pesan untuk kita semua. Bahwa dari Sampang terlahir sosok pemimpin yang memiliki kepedulian yang luar biasa untuk rakyat, teladan ini tidak untuk warga Sampang, tidak hanya Jawa Timur, tapi untuk Indonesia bahkan dunia,” tegasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Gerombolan Pesilat Baju Hitam Serang Masjid

Setelah sehari sebelumnya Gubernur Jawa Timur khofifah Indar Parawansa ziarah ke makam RMT Ario Soerjo (Gubernur Soerjo), hari ini Jumat (7/10), ziarah dilanjutkan ke pusara RPH M Noer, yang dikenal sebagai penggagas Jembatan Surabaya Madura (Suramadu) tersebut.

Di penghujung ziarah, Gubernur Khofifah mengajak segenap masyarakat Jatim untuk meneladani perjuangan dan kerja keras para pemimpin dan pejuang bangsa di momen peringatan Hari Jadi ke-77 Jatim.

Sebagai informasi, Mantan Gubernur R.P. Mohammad Noer, yang menjabat selama 9 tahun di rentang masa bakti 1967-1976.

M Noer juga sempat menjabat sebagai Bupati Bangkalan dan Duta Besar RI di Prancis.

Dia dikenal sebagai sosok yang kerap mengenalkan nama Indonesia di dunia melalui diplomasi kebudayaan dan sangat peduli terhadap rakyat kecil.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *