Seminggu Pasca Lebaran, Dikdas : Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Dengan Prokes Ketat

Beritabangsa.com, Bondowoso – Kabar gembira bagi siswa pendidikan dasar di Kabupaten Bondowoso. Sebab setelah lebih setahun tak masuk sekolah, mereka akan merasakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) seminggu Hari Raya Idul 1442 Hijriah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Kabupaten Bondowoso, Haeriyah Yuliati mengatakan, PTM untuk SD dan SMP/Sederajat akan dilaksanakan 20 Mei.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Ziarah Jadi Persiapan DKC CBP-KPP Surabaya Sebelum Lakukan Diklatama
banner 1024x1453

“Awalnya pembelajaran tatap muka hanya dilaksanakan untuk siswa kelas 4 sampai 6 SD dan 7 sampai 9 SMP,” katanya.

Namun nantinya kata dia, giliran siswa TK B dan 1-3 SD direncanakan mengikuti PTM, yang akan berlangsung 20 Mei.

“Saat ini masih dalam tahap menyiapkan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan di sekolah,” jelas perempuan yang juga kepala Dinas PMD tersebut.

Dalam pelaksanaannya nanti, lanjut dia, PTM juga harus mendapat izin orang tua siswa. “PTM bagi siswa TK B dilaksanakan untuk persiapan melanjutkan ke jenjang SD,” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Eri Cahyadi Pantau Pelaksanaan PTM Dengan Kendarai Vespa

Sebab kata dia, pembelajaran secara daring sangat sulit diterapkan untuk siswa TK B. “Sehingga proses belajar mengajar menjadi tidak maksimal,” ungkapnya.

Sejuah ini pihak Lembaga TK khawatir siswanya belum siap masuk SD karena belajar daring tidak maksimal. “Oleh karena itu, mereka mengajukan PTM. Pembelajaran baca tulis menghitung kepada siswa jadi fokus utama,” terangnya.

Meskipun nanti PTM dilaksanakan, namun untuk TK B durasi waktunya berlangsung 1,5 jam. Itu pun akan dipantau secara ketat.

Sejauh ini kata dia, pelaksanaan PTM di Bondowoso berjalan aman dan lancar. Tidak menutup kemungkinan PTM di Bondowoso bakal merata pada tiap jenjang pendidikan.

Berita Menarik Lainnya:  Simak Mazsseeeh Biang Macet di Pasar Gedhang Ranuyoso Ditemukan, Ini Tindakan Pemerintah

“Tentunya Pembelajaran Tatap Muka di Bondowoso ini lebih dulu melalui proses pertimbangan kondisi penyebaran Covid-19,” katanya.

Pihkanya terus memantau pelaksanaan di lapangan atau monev (monitoring evaluasi) dan berkomunikasi dengan lembaga sekolah. Hasilnya hingga kini tidak ada kendala.

“Kami juga menyampaikan ke kepala lembaga sekolah di Bondowoso, kalau ada siswa yang sakit tadi perkenankan mengikuti Pembelajaran Tatap Muka,” tutupnya.

Reporter : Muslim
Publisher : Maab

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *