PT Teknindo Geosistem Unggul Sikapi Positif Larangan Mudik, Yuk Intip Kegiatannya

Beritabangsa.com, Surabaya – Larangan mudik pada lebaran tahun 2021 secara masif telah tersosialisasi di masyarakat. Aturan larangan mudik bahkan telah menjadi topik pembicaraan sehari-hari di kalangan aparatur sipil negara, karyawan swasta maupun masyarakat umum. Mereka memperbincangkan adanya pengetatan jalur-jalur transportasi mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Aturan larangan mudik disikapi secara positif oleh pimpinan salah satu perkantoran swasta di Surabaya, PT Teknindo Geosistem Unggul. “Kami ambil positifnya saja. Nyatanya kalau ada salah satu karyawan saja yg terpapar covid-19, kami harus lakukan lockdown selama 14 hari di kantor kami. Dan itu sungguh menyulitkan operasional kantor kami,” kata Wahyu P. Kuswanda, Senin (10/5/2021).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Satlantas Polres Bondowoso Halau Kendaraan Berplat Nomor Luar Kota
banner 1024x1453

Suasana kantor di PT Teknindo Geosistem Unggul tampak seperti biasanya. Setelah memasuki pintu masuk kantor, karyawan bagian penerima tamu masih nampak sibuk dengan pekerjaan administrasi. Di ruang rapat, beberapa karyawan masih nampak berdiskusi. Di ruang kerja, karyawan masih nampak bekerja dengan perangkat komputernya masing-masing.

“Pada hari ini kegiatan di kantor kami tetap seperti hari-hari biasanya. Kami baru akan libur lebaran mulai besok hari Rabu (12/5/) sampai hari Jumat (14/5) sesuai kalender pemerintah,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Tak Bisa Bahagiakan Ibu, Satpam di Jombang Pilih Gantung Diri dan Tinggalkan Sepucuk Surat

Dari seluruh karyawan, hanya ada 2 karyawan yang mengajukan cuti di luar hari libur resmi pemerintah. Mereka mudik ke Jakarta pada hari Rabu (5/5) minggu lalu. Sedangkan karyawan yang lain masih tetap masuk kerja seperti biasanya untuk mentaati imbauan pemerintah soal larangan mudik.

“Saya sendiri juga tidak mudik. Insya Allah saya akan mudik setelah masa pengetatan jalur transportasi sudah tidak diberlakukan,” ujar Wahyu P. Kuswanda perantau asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berita Menarik Lainnya:  Khofifah: Mulai Besok Dilarang Mudik ke Jatim

Hal yg sama juga akan dilakukan oleh Azmi Lisani Wahyu, karyawan PT Teknindo Geisistem yg mempunyai mertua di Kota Bengkulu. “Sebenarnya pada lebaran ini saya ingin mudik ke daerah asal suami, karena sejak saya menikah setahun lalu saya belum pernah berkunjung ke mertua. Tapi nggak jadi, karena adanya aturan larangan mudik dari pemerintah,” kata Azmi Lisani Wahyu, karyawan Bagian Teknik alumni Magister Geoteknik ITS itu.

Reporter : Ali Wafa
Publisher : Atho’illah

 

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *