PSDM UKKI UNESA Gelar Pelatihan Banjari Via Online

Beritabangsa.com, Surabaya – Demi menjaga asa semangat syiar shalawat melalui alat musik banjari, Pengurus Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar pelatihan banjari via online.

Muhammad Luthfi koordinator lembaga shalawat pimpinan cabang (PC) ikatan pelajar nahdlatu ulama (IPNU) Kota Surabaya selaku pemateri menyampaikan pelatihan banjari secara online ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita dalam menumbuhkan semangat syiar shalawat melalui alat banjari khususnya di lingkungan kampus yang mana hal ini kampus UNESA.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bojonegoro Terima Anugerah Widya Wiyata Dharma Satya dari Unesa
banner 1024x1023

“Terlebih di masa pandemi, harus kita hijaukan, kita segarkan kampus kita dengan pembacaan shalawat meskipun diadakan secara online, tetap jaga semangat dan istiqomah,” ujarnya, Selasa (1/12).

Luthfi menambahkan dengan diadakannya forum seperti ini bisa menjadi salah satu bentuk wujud silaturahmi saya sebagai salah satu bagian perintis dari UKKI UNESA dengan para pengurus yang baru dan kampus tercinta.

Berita Menarik Lainnya:  MoU 837 SMK dengan Unesa Perkuat Skill Dicatat MURI

“Pada forum ini juga disampaikan sejarah dari berdirinya UKKI di UNESA, sehingga pengurus yang baru dan peserta bisa mengetahui lebih dalam. Harapannya bisa menjadi semangat bersama untuk melanjutkan program-program yang sudah disusun termasuk pelatihan online ini,” urainya.

Amirul Irham, ketua PSDM UKKI UNESA menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu edukasi terkait teknik-teknik dasar untuk digunakan ketika kita bermain banjari di saat mengiringi pembacaan shalawat.

“Dengan pelatihan ini anggota UKKI pada khususnya dan teman- teman mahasiswa UNESA pada umumnya bisa mengerti lebih dalam lagi seputar teknik-teknik dari banjari agar menjadi tambahan bekal dalam menyiarkan shalawat melalui alat banjari,” harapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Dukung Peningkatan Literasi Masyarakat, Unesa Usulkan Pembentukan Kampung Cerdas Bermedia

Irham sangat bersyukur dengan peserta yang antusias baik dari yang belum bisa sama sekali dan peserta yang sudah bisa tapi tetap ikut karena ingin terus mengasah.

“Meskipun pelatihan banjari dilaksanakan melalui online, peserta dapat memaksimalkan pelatihan ini dengan memperhatikan penyampaian materi baik secare penjelasan maupun dengan praktik,” tambahnya.

Reporter : maSS

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *