Pasutri dan Mertua Kompak Melakukan Curas

Surabaya, Beritabangsa.com – Unit Reskrim Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Berhasil meringkus komplotan keluarga Pencurian dengan Kekerasan (Curas) di Lapangan Dwikora Sawahpulo, Kecamatan Semampir Surabaya.

Pelaku berjumlah 3 (tiga) orang, yang kedua seorang laki – laki, yang satu seorang perempuan.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Identitas pelaku diketahui berinisial yang pertama berinisial RM (21) tahun, indekos di Kapas Lor No. 35 Surabaya, kedua berinisial AS (38) tahun, beralamat Jalan Setro, Kecamatan Tambaksari Surabaya, dan ketiga berinisial JA (23) tahun, indekos di Jalan Kapas Lor Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  KPH Bondowoso Gelar Penanaman Terakhir Tahun 2020

Berawal, Korban dengan pelaku berkenalan lewat media sosial Facebook untuk ketemuan, yang mana pelaku berinisial RM memakai akun bernama Dilla.

“Kemudian, keduanya berjanjian di Lapangan Dwikora Sawah Pulo dan korban mengiyakan atau menyetujui pertemuan tersebut, selanjutnya korban bergegas pergi dan sampai dahuluan di Lokasi.” kata Kapolsek Semampir, Kompol Aryanto S.Md .

Dengan waktu tidak lama, Datanglah dua orang laki – laki yang tidak dikenal menghampiri korban, lalu mengeluarkan senjata tajam (sajam) dan memukul muka korban, serta Handphone milik korban di rampas pelaku langsung pergi

“Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan ke Polsek Semampir, Dengan gerak cepat Anggota reskrim melakukan penyelidikan dan pemantauan di Jalan Sidoyoso Surabaya.” imbuh Kompol Aryanto, Minggu (13/9/2020) siang

Berita Menarik Lainnya:  Oknum ASN di Bondowoso Tertangkap Tangan Bawa Sabu

Alhasil, Anggota melihat 3 (tiga) orang yang sedang berdiri dan membawa sepeda motor merk yamaha Mio Soul warna merah bernopol L 4153 RX, dan Anggota melakukan penangkapan terhadap orang tersebut, dari salah satu tersangka berinisial RM di dapati sebuah senjata tajam (sajam) jenis pisau penghabisan di sisipkan di pinggang sebelah kanan belakang.

“Selanjutnya, ketiga tersangka dibawa Ke Mapolsek Semampir guna di proses hukum lebih lanjut.” tutur Kompol Aryanto.

Ditambahkan, saat di intograsi petugas, pelaku mengakui sudah dua kali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan ini dan di TKP yang sama, dan sebelum ketangkap pelaku rencana akan melakukan aksinya di daerah Sidoyoso Surabaya.

“Hasil dari kejahatan Handphone tersebut di jual di Pasar Maling dengan seharga Rp. 700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah), dan uang Rp. 200.000,- (Dua Ratus ribu rupiah) dikasihkan pada pelaku berinisial AS, dan sisa uang tunai 500.000,- (Lima ratus ribu rupiah) dibuat bayar kos.”jelas Kompol Aryanto.

Berita Menarik Lainnya:  Satreskoba Polrestabes Surabaya P810 Kasus 114

Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas berupa,1 (satu) buah Dosbook Handphone merk Oppo type F9,1 (satu) buah senjata tajam jenis pisau penghabisan, dan 1 (satu) unit sepeda motor merk yamaha Mio Soul warna merah bernopol L 4153 RX.

“Atas perbuatan ketiga tersangka, kami jerat dengan pasal 365 ayat (2) ke 2 jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana dan atau kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau pasal 2 ayat (1) UUD Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam.” pungkas Kompol Aryanto.

Reporter : Umar

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *