Pasien Covid-19 Bertambah, RSUD dr. Koesnadi Bondowoso Tambah Ruang Isolasi

Foto ilustrasi ruang isolasi pasien
Keterangan foto : Foto ilustrasi ruang isolasi pasien

Beritabangsa.com, Bondowoso – Beberapa hari lonjakan pasien terpapar covid-19 di Kabupaten Bondowoso terjadi lonjakan signifikan.

Penyebaran pun cukup merata seluruh kecamatan di Bondowoso, hingga lonjakan kasus tersebut menjadikan Bondowoso berada dalam status zona merah.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1023

Juru bicara satgas Covid-19 Bondowoso, dr. Mohamad Imron, mengatakan, dari penambahan kasus tersebut, pihaknya bakal menambah ruang isolasi di RSUD Koesnadi setelah melakukan visitasi kepada RS Mitra Medika.

Berita Menarik Lainnya:  Siap Buka, Pasar Wisata Bojonegoro Akan Jadi Pusat Kuliner Fresh

“Nanti kami ajukan kepada Gubernur Jawa Timur, agar RS Mitra Medika menjadi RS rujukan covid. Sehingga dapat menambah ruang perawatan pasien positif,” ujarnya.

Selain itu, Imron menerangkan, tim satgas juga akan menambah tenaga medis yang diperbantukan dari Puskesmas ke RS. Penambahan tenaga medis itu agar supaya teman-teman tenaga kesehatan yang di RS tidak terlalu kelelahan.

“Kami akan berupaya mempercepat RS Mitra Medika jadi RS rujukan. Nantinya yang akan dilakukan adalah dengan memanfaatkan sejumlah Puskesmas yang ada,” imbuhnya.

Berita Menarik Lainnya:  Bekerjasama dengan Kemenhub dan Kompas TV, Lazisnu Kota Surabaya Bagi Paket Lebaran Kepada Driver Ojol, Bemo dan Becak

Menurut Imron, bila memungkinkan akan melakukan kajian menyiapkan puskesmas yang bakal dijadikan ruang isolasi Covid-19.

“Puskesmas tersebut nantinya tidak akan memberikan layanan pasien lain. Itu menjadi salah satu upaya kami,” imbuhnya.

Untuk saat ini, imbuh Imron, satgas saat ini memang berkonsentrasi dalam hal penambahan ruang tempat tidur untuk pasien positif. Sementara untuk APD di fasilitas kesehatan sementara ini cukup. Tetapi APD yang ada di BPBD Bondowoso mulai berkurang, karena digunakan untuk pemakaman.

Berita Menarik Lainnya:  Jadwal Padat, Raja Juli Sempatkan Temui Kader PSI Jombang

“Kami akan minta bantuan ke Dinkes Jatim dan BPBD Jatim. Satu atau dua minggu kedepan jangan sampai kehabisan, akan kami maksimalkan yang ada,” ujarnya.

Imron menambahkan, adanya lonjakan kasus agar menjadi perhatian bagi masyarakat dengan semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan (protkes).

Protkes, lanjut Imron, merupakan langkah agar tidak tertular Covid-19.

“Mengenakan masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan dengan sabun,” pungkasnya.

Reporter : Muslim
Publisher : Maab

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *