3 Kecamatan di Bondowoso Ini Masuk Kategori Miskin Ekstrem

Wabup Irwan saat pemaparan tiga kecamatan yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstream
Wabup Irwan saat pemaparan tiga kecamatan yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstream

BERITABANGSA.COM – BONDOWOSO – Tiga Kecamatan di Kabupaten Bondowoso nasuk kategori miskin ekstrem salah satunya Kecamatan Maesan, memiliki jumlah rumah tangga miskin ekstrem tertinggi di Kabupaten Bondowoso.

Dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan ekstrem di Aula Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D), terungkap jumlahnya mencapai 933 rumah tangga (RT).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Perhatian Jenderal Dudung Bikin Keluarga Almarhum Serka Eka Terharu
banner 1024x1453

Dari jumlah itu, anggota keluarganya mencapai 4.180 jiwa.

Kemudian, disusul posisi kedua ada Kecamatan Tlogosari yang jumlah rumah tangga miskin ekstremnya mencapai 817. Dengan anggota keluarganya ada 3.404 jiwa.

Posisi ketiga, ada Kecamatan Grujugan yang tercatat ada 709 rumah tangga miskin ekstrem. Dan jumlah anggota keluarganya yakni 3.132 jiwa.

Berdasarkan data media usai Rakor itu, tercatat di 23 kecamatan semuanya ada rumah tangga yang masuk kategori miskin ekstrem.

Berita Menarik Lainnya:  Nama Gubernur Khofifah Muncul Jelang Muswil IKA PMII ke-2 Jatim

Bahkan, secra global se kabupaten tercatat  38.426 warga Bondowoso masuk kategori miskin ekstrem.

Jumlah itu merupakan total anggota keluarga dari 9  ribuan rumah tangga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem yang tersebar di seluruh kabupaten Bondowoso.

Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, usai Rakor menerangkan, bahwa langkah awal yang akan dilakukan yakni verifikasi dan validasi (Verval) data tersebut.

Untuk selanjutnya akan dilakukan intervensi terhadap penanganan yang tepat.

Berita Menarik Lainnya:  LCSS Rayakan HUT Ke-9, Gelar Baksos dan Donor Darah

Namun, diperkirakannya tahun ini 2022 pihaknya sudah membuat rencana aksi. Karena, target pemerintah pusat pada 2024 di Bondowoso sudah bisa nol persen miskin ekstrem.

“Target pemerintah pusat, tahun 2024 harus sudah nol persen, sehingga 2022 harus sudah punya rencana aksi,” ujarnya.

Dalam berita sebelumnya, disebutkan bahwa indikator kemiskinan ekstrem sendiri yakni pengeluaran keluarga kurang dari Rp358 ribu per kapita per bulan.

banner 1024x1280

Pos terkait

banner 1024x697

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *