Pemkab Jombang Gercep Kirim Bantuan dan Tangani Terdampak Banjir

Bantuan Pemkab Jombang
Terlihat Wabup Jombang, ketika memantau dan memberi bantuan terhadap warga terdampak banjir

BERITABANGSA.COM- JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang gerak cepat dalam mengirimkan bantuan dan tanggap bencana banjir.

Penanganan banjir meliputi normalisasi kanal sungai Ngotok Ring Kanal, di wilayah Mojoagung, tepatnya di Desa Tejo dan Desa Kebondalem. Kemudian, di wilayah Peterongan arah ke Sumobito.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1453

Selain itu Pemerintah Kabupaten Jombang juga cepat dalam mengirimkan bantuan pangan, penyediaan dapur umum, dan makanan bagi warga di kawasan tergenang banjir.

Berita Menarik Lainnya:  Dua Tahun Memimpin, Bupati Salwa Temui Relawan Pendukungnya

Air banjir menggenang di mana- mana. Di sejumlah sekolah juga tergenang namun, tetapi tidak sampai masuk ke dalam kelas.

Wakil Bupati Jombang Sumrambah, tetap mendirikan dapur umum meskipun di wilayah yang tergenang, kini airnya sudah mulai surut dan tidak membutuhkan dapur umum lagi.

Sumrambah menyatakan Pemkab Jombang tidak ingin ada warganya kelaparan karena tidak bisa memasak akibat banjir.

“Sehingga, tetap mendirikan dapur umum untuk mencukupi kebutuhan warga terdampak,” tandasnya, saat pers conference di Media Center Kantor Pemkab Jombang, Jumat (25/11/2022) pagi.

“Setelah Salat Jumat tim diturunkan untuk menyuplai kebutuhan warga yang terdampak, termasuk terkait kesehatan,” tambahnya.

Berita Menarik Lainnya:  Sekda Bondowoso: Pemdes Harus Percepat Pencairan BLT-DD

Sumrambah, menjelaskan kembali bahwa kondisi banjir paling parah ada di wilayah Desa Grudo.

Di lokasi itu, ada sebanyak 110 rumah yang terendam banjir. Tetapi, semuanya sudah teratasi. Genangan air tersisa di jalan raya saja setinggi 20-30 sentimeter.

“Titik genangan air ada di wilayah Mojoagung, tepatnya di Desa Tejo dan Desa Kebondalem. Kemudian, di wilayah Peterongan arah ke Sumobito. Genangan air juga ada di beberapa sekolah. Hampir di seluruh wilayah yang tergenang, kini airnya mulai surut,” ujarnya.

Curah hujan tinggi di Kabupaten Jombang, menyebabkan beberapa sungai mengalami peningkatan debit air dan meluber di beberapa titik desa.

Berita Menarik Lainnya:  Sambut Pemilu 2024, Forwas Gelar Sarasehan

“Pemkab Jombang sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan penanganan banjir. Normalisasi saluran, mendirikan dapur umum, menyediakan air bersih, dan sarana lain,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya Sumrambah didampingi Sekdakab Jombang, Agus Purnomo, Kepala BPBD, Bambang Dwijo Pranowo, Kepala Dinas Sosial, Hari Purnomo, Kepala Dinas PUPR, Bayu Pancoroadi, dan Kepala Dinas Kominfo, Budi Winarno, mengaku usai mengirim dan menyalurkan bantuan bagi terdampak banjir di Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, lokasi lainnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *